Home »

Bogor

Pemerintah Bakal Percantik Wilayah Kumuh di Kota Bogor, Dimana Aja?

Kawasan tersebut menjadi prioritas dikarenakan masuk ke dalam kawasan permukiman kumuh.

Pemerintah Bakal Percantik Wilayah Kumuh di Kota Bogor, Dimana Aja?
Tribun Bogor
Direktorat Jenderal Cipta Karya Provinsi Jawa Barat, Mujutahid Hidayat 

WARTA KOTA, BOGOR - Tiga lokasi di Kota Bogor ini menjadi prioritas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk dipercantik.

Kawasan tersebut menjadi prioritas dikarenakan masuk ke dalam kawasan permukiman kumuh.

Direktorat Jenderal Cipta Karya Provinsi Jawa Barat, Mujutahid Hidayat mengatakan bahwa ada tujuh kategori untuk menetapkan suatu wilayah sebagai kawasan permukiman kumuh.

" Ada tujuh indikator untuk dikatakan kumuh, pertama ketidak teraturan bangunannya, kemudian akses jalan lingkungannya kurang, drainasenya kurang, pelayanan air minumnya juga masih kurang, persampahan, air limbah, kemudian apar alat pemadam kebakaran ringan, kemudian ruang terbuka hijaunya," ujarnya.

Baca: Warga Cimahpar di RW 09 Sudah Tak Lagi Belepotan Tanah Saat Hujan

Menurut Hidayat tiga lokasi tersebut menjadi prioritas pemerintah pusat untuk ditata dikarenakan luas kawasan kumuh di lokasi tersebut berada di atas 15 hektar.

Namun jika kawasan kumuh itu berada di bawah 10 hektar itu menjadi tanggung jawab pemerintah kota.

"Ditangani pusat kalau di atas 15 hektar, di bawah 15 hektar oleh provinsi, di bawah 10 hektar ditangani oleh daerah," katanya.

Baca: Warga Cimahpar Minta Walkot Bogor Bima Arya Perhatikan Nasib Mereka

Hidayat menjelaskan bahwa di Kota Bogor tiga wilayah yang menjadi kewenangan pemerintah pusat untuk di tata adalah Pasir Jaya, Cimahpar, Mulyaharja.

Nantinya, menurut Hidayat untuk tahun 2018 penataan kawasan kumuh tersebut akan selesai.

"Tahun depan Insya Allah masuk anggaran Rp 10 miliar untuk ketiga kawasan tersebut bisa selesai," ucapnya. (Lingga Arvian Nugroho)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help