Tukang Ojek Disuruh Antarkan Paket Malah Ditangkap Polisi, Ternyata Isinya Ini

Operasi tersebut dilakukan di bilangan Jalan Letjen Suprapto di depan C-ONE Plaza, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Tukang Ojek Disuruh Antarkan Paket Malah Ditangkap Polisi, Ternyata Isinya Ini
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Seorang tukang ojek bernama Yudha Pramuditha Nusantara (31) diamankan petugas, lantaran kedapatan membawa 10 gram sabu saat kepolisian mengadakan operasi cipta kondisi, Rabu (4/10/2017) sekitar pukul 01.00. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, CEMPAKA PUTIH - Seorang tukang ojek bernama Yudha Pramuditha Nusantara (31) diamankan petugas, lantaran kedapatan membawa 10 gram sabu saat kepolisian mengadakan operasi cipta kondisi, Rabu (4/10/2017) sekitar pukul 01.00.

Operasi tersebut dilakukan di bilangan Jalan Letjen Suprapto di depan C-ONE Plaza, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kendaraan bermotor Yudha diberhentikan sembari diperiksa oleh petugas.

"Setelah kami geledah, ternyata di kantongnya ada bungkus rokok. Pas kami periksa isinya bukan rokok, tapi satu paket plastik klip yang dilakban warna cokelat," ujar Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno saat dikonfirmasi, Kamis (5/10/2017).

Seorang tukang ojek bernama Yudha Pramuditha Nusantara (31) diamankan petugas, lantaran kedapatan membawa 10 gram sabu saat kepolisian mengadakan operasi cipta kondisi, Rabu (4/10/2017) sekitar pukul 01.00.
Seorang tukang ojek bernama Yudha Pramuditha Nusantara (31) diamankan petugas, lantaran kedapatan membawa 10 gram sabu saat kepolisian mengadakan operasi cipta kondisi, Rabu (4/10/2017) sekitar pukul 01.00. (WARTA KOTA/RANGGA BASKORO)

Ketika paket itu diperiksa, ternyata isinya narkoba berjenis sabu dengan berat bruto 10 gram. Ia mengaku hanya diminta untuk mengantarkan paket tersebut kepada seseorang yang tak diketahuinya.

"Perintahnya disuruh mengantarkan barang. Tapi tugas selanjutnya baru akan diberikan melalui telepon setelah dia ada di lokasi," ungkap Suyatno.

Upahnya sendiri belum dibicarakan antara Yudha dan orang yang memerintahkannya. Akibat perbuatan itu, warga asal Cilacap ini harus mendekam di tahanan Mapolsek Cempaka Putih dan dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 Tahun 2009 KUHP tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help