2 dari 5 Pelaku Kejahatan Modus Ganjal ATM Ditembak

Korban melapor bahwa ia baru saja menjadi korban pencurian di ATM BRI Indomart Jalan Jelambar Baru Raya, Gropet, Jakarta Barat

2 dari 5 Pelaku Kejahatan Modus Ganjal ATM Ditembak
Detroit Free Press
Ilustrasi anggota komplotan ganjal ATM didor. 
WARTA KOTA, PALMERAH -- Tiga dari lima komplotan pelaku ganjel Anjungan Tunai Mandiri (ATM) ditangkap jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat. 
Duadari tiga pelaku itu ditembak di bagian kaki karena melawan saat ingin diamankan.
Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu menjelaskan, diringkusnya pelaku berdasarkan laporan dari korban berinisial MI. 
Korban melapor bahwa ia baru saja menjadi korban pencurian di ATM BRI Indomart Jalan Jelambar Baru Raya, Gropet, Jakarta Barat, Rabu (13/9/2017) jam 14.30. 
Darilaporan tersebut, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tiga pelaku berinisial MHN, SY dan ZA. 
"Korban berangkat dari rumah seorang diri menuju lokasi bertujuan untuk mengecek saldo dan melakukan beberapa transaksi," kata Edi, di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (5/10/2017).
Sesampainya dilokasi, kata dia, korban langsung masuk dan melakukan transaksi. Pada saat bersamaan, salah satu pelaku berinisial MHN masuk dan langsung merampas kartu ATM milik korban. 
Kepadakorban pelaku mengatakan bahwa kartu ATM-nya terbalik. 
Tidaklama, pelaku MHN memasukan kartu ATM miliknya yang sama dengan milik korban. 
"Jadi pelaku memasukkan ATM miliknya sambil mengatakan tekan ' PIN NYA BU ' sebanyak dua kali. Setelah itu pelaku langsung pergi," ujarnya. 
Setelah pelaku MHN keluar, kemudian masuk pelaku ZA berdiri dibelakang pada saat korban menekan PIN. 
Setelahmengetahui PIN korban, pelaku ZA langsung menghubungi pelaku MHN yang membawa kartu ATM korban dan memberitahu PIN korban. 
Sedangkankorban yang saat itu akan melakukan transaksi tidak bisa lantaran kartu ATM tersebut sudah diganjal tusuk gigi oleh pelaku.  
"Korban yang tidak dapat menggunakan ATM tersebut berusaha untuk mengeluarkan Kartu ATM miliknya dengan menekan tombol CANCEL berkali-kali namun tidak bisa keluar dan korban pun langsung keluar dari lndomaret. Setelah korban pergi kemudian pelaku mengambil uang korban sebesar Rp 6 juta," ungkapnya. 
Korban yang merasa kartu ATM miliknya tertelan kemudian langsung pergi meninggalkan lokasi dan menuiu ke Kantor Bank BRl terdekat untuk melaporkan aduannya bahwa ia tidak dapat melakukan transaksi serta kartu ATM miliknya tertelan. 
"Pada saat itu juga, korban memblokir Kartu ATM miliknya ke BANK BRl. Namun, saat korban meminta tolong kepada pegawai Bank BRl untuk mengecek saldo milik nya, ternyata saldo rekening sudah hilang sebesar Rp. 6.922.500. Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Barat untuk ditindak lanjuti," imbuhnya. 
Sementara itu, Kanit Krimum AKP Rulian Syauri menambahkan, modus yang pelaku lakukan adalah sebelum melakukan setiap aksinya, pelaku terlebih dulu mengganjal tempat masuknya kartu ATM dengan tusuk gigi yang sudah disiapkan. Setelah berhasil mengganjal kemudian para pelaku keluar sambil menunggu para korbannya. 
"Dengan alih-alih kartu ATM milik korban terbalik, kemudian pelaku mengambil kartu ATM nya, kemudian ditukar dengan kartu ATM milik pelaku yang sudah disiapkan," tuturnya. 
Rulian mengungkapkan, ketiga pelaku merupakan pemain lama. Hingga saat ini, para pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak 18 kali dengan lokasi yang berbeda. 
Dalammenjalankan aksinya, ketiga pelaku mempunyai peranan masing-masing, satu bertugas mengganjal ATM dengan tusuk gigi, satu ngobrol dengan korban dan satu lagi mengambil uang korban saat sedang membuat laporan ke pihak Bank. 
"Saat dilakukan penangkapan dua pelaku berinisial MHN dan SY mencoba melakukan perlawanan sehingga kita lumpuhkan. Para pelaku sudah menjalankan aksinya selama dua tahun ini. Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya," kata dia. 
 
Pelaku dijerat Pasal 362  KUHP dan 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman 7 tahun penjara.
Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved