Menyongsong E-Commerce, LTC Glodok Siap Melayani Konsumen Lewat Online

indeteves Trade Center (LTC) pun bersiap menyongsong era perdagangan online dengan meluncurkan aplikasi khusus pembeli

Menyongsong E-Commerce, LTC Glodok Siap Melayani Konsumen Lewat Online
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Pengelola Lindeteves Trade Center LTC Glodok bersama Harco Glodok dan Kenari Mas akan meluncurkan e-commerce yang menghimpun ribuan pedagang di kawasan tersebut bulan November 2017. Salah satu sudut LTC Glodok pada Selasa (3/10). 

WARTA KOTA, GLODOK -- Siap tidak siap era digital sudah masuk ke dalam sendi kehidupan masa kini.

Bila tidak siap, sekondang apapun, bisnis yang tidak ‘menjamah’ digital akan ditinggalkan konsumen.

Menyadari hal itu, pihak pengelola Lindeteves Trade Center (LTC) pun bersiap menyongsong era perdagangan online.

Rencananya November tahun ini, pengelola LTC akan meluncurkan aplikasi khusus pembelian (aplikasi for purchase) yang bisa mengumpulkan para pedagang untuk mau menampilkan bisnisnya di e-commerce.

Manager Advertising and Promotion LTC Glodok Hendry Trie Asmono mengatakan, di era toko online ini, LTC Glodok tetap tidak ditinggalkan konsumen.

Pengelola Lindeteves Trade Center LTC Glodok bersama Harco Glodok dan Kenari Mas akan meluncurkan e-commerce yang menghimpun ribuan pedagang di kawasan tersebut bulan November 2017. Salah satu sudut LTC Glodok pada Selasa (3/10).
Pengelola Lindeteves Trade Center LTC Glodok bersama Harco Glodok dan Kenari Mas akan meluncurkan e-commerce yang menghimpun ribuan pedagang di kawasan tersebut bulan November 2017. Salah satu sudut LTC Glodok pada Selasa (3/10). (Warta Kota/Lilis Setyaningsih)

Beberapa toko sudah mulai menjual secara online namun, Hendry mengakui masih diperlukan edukasi untuk menggugah kesadaran para penjual untuk mau berjualan pula secara online.

“Dari 3.000 toko yang ingin bergabung di aplikasi khusus purchase ini, sudah 50 persen yang akan bergabung. Sejak 3 tahun ini kita terus edukasi untuk memberikan pemahaman bahwa toko harus juga punya toko secara online,” ujar Hendry kepada wartawan di LTC, Selasa (3/10).

Hendry sendiri masih merahasiakan nama e-commerce tersebut, dengan alasan saat peluncuran saja baru disebarluaskan.

Saat ini, rata-rata pusat perbelanjaan di Glodok kebanyakan konsumennya adalah perusahaan atau menyediakan B to B (business to business) bukan retail.

Sehingga ketika maraknya sentra elektronik di luar Glodok, kawasan yang berada di Jakarta Barat inipun tetap moncer.

Halaman
12
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved