Jokowi Bingung Ada Anak Perusahaaan BUMN Urus Katering dan Cuci Baju

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar anak usaha BUMN disatukan. Jika perlu, Jokowi meminta agar anak perusahaan pelat merah dijual.

Jokowi Bingung Ada Anak Perusahaaan BUMN Urus Katering dan Cuci Baju
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat
PRESIDEN Joko Widodo saat menaiki commuter line, Kamis (28/9/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Saat ini perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tercatat ada 118. Sedangkan anak usahanya mencapai 800 lebih.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar anak usaha BUMN disatukan. Jika perlu, Jokowi meminta agar anak perusahaan pelat merah dijual.

"Saya sudah perintahkan kemarin, yang 800 dimerger. Atau kalau perlu dijual," ujar Jokowi di Penutupan Rakornas Kadin, Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Baca: Ketua PBNU: Pulang dari Arab Enggak Dapat Ilmu tapi Jenggot Dipanjangin, Pakai Gamis, Jidat Hitam

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun mengaku heran dengan anak usaha BUMN mengurus katering makanan. Hal yang lebih membingungkan Jokowi, ada anak perusahaan pelat merah mencuci baju.

"Ngapain BUMN ngurusin katering, nyuci baju? Langsung saya tunjuk langsung. Saya terbiasa blak-blakan seperti itu. Untuk apa gitu," ungkap Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo itu juga mengusulkan kerja sama BUMD dengan pengusaha-pengusaha yang ada di daerah. Sebab, Jokowi tidak ingin BUMN kembali mendominasi proyek.

"Misalnya, PU, BUMN. Apa karena pengusaha daerah enggak siap, atau dikerjakan oleh anak dan cucu BUMN," tutur Jokowi. (*)

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help