Jakarta Diharapkan Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia 

Jakarta pantas menjadi pusat ekonomi syariah duni karena peluang usaha yang besar ditambah dengan penduduk mayoritas muslim.

Jakarta Diharapkan Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia 
Jakarta diharapkan dapat menjadi pusat ekonomi syariah dunia sebagaimana terungkap dalam Musyawarah Wilayah dan Rapat Kerja Wilayah MES DKI Jakarta. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Peluang usaha yang besar ditambah dengan penduduk mayoritas muslim, DKI Jakarta diungkapkan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta, Reza Artha memiliki potensi dalam mengembangkan bisnis syariah.

Karena itu, menurutnya, DKI Jakarta pantas menjadi pusat ekonomi syariah dunia

"Fokus kami adalah DKI Jakarta menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dunia, mengingat Jakarta adalah ibukota negara dengan (jumlah) penduduk 220 juta muslim, tentunya itu jadi salah satu daya tarik yang potensial mengembangkan ekonomi syariah di Jakarta," ungkapnya usai Musyawarah Wilayah dan Rapat Kerja Wilayah MES DKI Jakarta di Sofyan Inn, Pancoran, Jakarta Selatan pada Sabtu (30/9/2017). 

Terkait hal tersebut, MES DKI Jakarta akan menggelar sejumlah acara berskala internasional berkaitan halal lifestyle atau gaya hidup halal yang mencakup pariwisata halal, kuliner halal, busana muslim, dan industri kreatif halal serta hiburan. 

Tidak hanya itu, pariwisata halal tambahnya akan menjadi komoditas utama dalam pengembangan ekonomi syariah di DKI Jakarta.

Sebab, berdasarkan perhitungannya, nilai usaha dalam bisnis pariwisata halal kini mencapai angka Rp 150 miliar dollar. 

"(Jakarta) Jadi (salah satu tujuan) pariwisata dari negara-negara yang mayoritas penduduk muslim ya, artinya dunia itu (potensi) 150 juta miliar dolar, sementara pariwisata Indonesia sendiri income-nya itu berada di posisi kedua setelah CPO," jelasnya. 

Karena itu, diharapkannya pariwisata halal dapat mendongkrak penghasilan negara hingga tahun 2020 mendatang.

"Di situ peran pariwisata halal bisa mengambil market share dari total nilai 150 miliar dolar yang lebih tinggi," imbuhnya menutup percakapan.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help