Banyak Pelanggan Bakso Kumis Tak Percaya Isu Daging Celeng

Banyak pelanggan tak percaya isu daging celeng sehingga mereka tetap setia menyantap Bakso Kumis di Tambun, Bekasi.

Banyak Pelanggan Bakso Kumis Tak Percaya Isu Daging Celeng
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Kios Bakso Kumis Permai VI milik Taufik Widodo (45) di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI-Kios Bakso Kumis di Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi difitnah telah menjajakan bakso babi atau celeng.

Namun sejumlah pelanggan masih ada yang setia membeli bakso milik Taufik Widodo (45).

"Saya nggak percaya dengan kabar itu. Apalagi saya tahu sejarah bakso ini dari kecil," kata Indri (36) di kios Bakso Kumis, Sabtu (30/9/2017).

Indri mengaku, awalnya sempat terkejut dan tidak menyangka bahwa bakso milik Taufik mengandung daging celeng. Dia lalu menghampiri kios bakso untuk menanyakan kebenaran kabar itu.

"Saya tanya langsung ke tukang bakso dia bilang itu fitnah alias bohong. Dia juga menunjukkan surat label dari MUI," ujar Indri.

Senada diungkapkan oleh Hari Fauzan (31) warga Durenjaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Hari mengatakan, bakso yang dijual Taufik sangat lezat, lebih dari tukang bakso lainnya. Karena itu, dia menjadi pelanggan setia kios bakso Taufik sejak tiga tahun terakhir.

"Kalau nggak salah dari tahun 2014 saya ke sini, dengan teman-teman. Katanya enak, pas dicoba memang betul enak," kata Hari.

Hari menyayangkan adanya fitnah yang dilayangkan kepada pemilik kios Bakso Kumis.

Dia menduga, fitnah tersebut dilayangkan supaya bakso Taufik sepi pelanggan sehingga bangkrut.

"Kita sih belum tahu pasti apakah memang ada persaingan usaha atau bukan. Kalau memang ada persaingan, tidak perlu pakai cara itu. Sajikan menu yang kreatif sehingga konsumen benbas memilih," ujar Hari.

Sementara itu, Taufik Widodo (45) menekankan, bahwa kabar penggerebekan kios bakso celeng miliknya adalah palsu alias hoaks.

"Saya jual pakai daging sapi asli, bukan daging celeng. Saya bersumpah, saya menjual dengan bahan yang halal semua," tegas Taufik. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved