VIDEO: BPJS Perbaiki Atap PAUD di Kebayoran Baru

Puluhan siswa dan guru PAUD Tiga Serangkai tampak semringah. Kini mereka menempati ruangan kelas dengan suasana baru.

WARTA KOTA, JAKARTA- Hujan begitu deras mengguyur kawasan Petogogan pada Kamis (28/9) pagi. Biasanya, jika hujan turun seperti itu, sebagian murid PAUD Tiga Serangkai memilih diam di rumah. Sebab, setiap hujan ruang sekolah tempat mereka belajar selalu bocor. Guru kadang sampai memindahkan kegiatan belajar mengajar ke rumah warga.

Namun pemandangan berbeda tampak pada pagi itu. Hujan yang turun tidak menghalangi niat para murid datang ke sekolah. Para orang tua juga dengan antusias mengantar anak-anaknya pergi belajar. Terang saja, kondisi ruang kelas PAUD itu kini lebih baik setelah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru melakukan sejumlah renovasi.

Puluhan siswa dan guru PAUD Tiga Serangkai tampak semringah. Kini mereka menempati ruangan kelas dengan suasana baru. Dan terpenting, mereka kini bisa belajar dengan nyaman.

"Biasanya kalau turun hujan murid sepi. Tapi sekarang penuh, pada datang semua. Ini karena kondisi sekolah sudah jauh lebih baik setelah kami mendapat bantuan dari BPSJ Ketenagakerjaan," kata Sudiharti selaku Kepala Paud Tiga Serangkai kepada Warta Kota. Ia menambahkan, di PAUD itu terdapat sekitar 38 murid dan tujuh pengajar.

Sudiharti berkisah, kondisi sekolah yang dimulai sejak 2011 itu sebelumnya banyak alami kerusakan. Menempati rumah warga yang terbilang kecil, seringkali murid dan guru dihadapkan pada permasalahan kebocoran atap. Pihaknya tidak bisa melakukan apa-apa, sebab, anggaran juga tidak ada.

"PAUD itu kegiatan sosial. Pemerintah tidak danai. Waktu itu kami bikin PAUD ini juga swadaya masyarakat. Sekarang saja guru tidak ada yang digaji. Kadang orangtua murid yang kasih seadanya, sebulan bisa Rp25 ribu. Kalau tidak kasih ya tidak apa-apa karena memang tidak wajib. Tapi itu juga buat beli property dan keperluan lain. Ini kerja sosial. Amplop kita nanti ambilnya di akhirat," terangnya.

Makanya, pagi itu menjadi moment yang membahagiakan bagi murid, guru dan masyarakat setempat. Sekolah yang berada di gang sempit di Jalan Wijaya 1 Gang Langgar RT08/03, Petogogan, Jakarta Selatan itu "diresmikan" lagi dengan wajah baru. Tentunya dengan harapan baru.

Camat Kebayoran Baru, Aroman, yang datang pada kesempatan itu mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru yang telah perduli dengan pendidikan anak di wilayahnya.

"Murid-murid di sini umumnya mereka yang orangtuanya tidak mampu memasukkan ke playgroup swasta karena faktor ekonomi. Di sini gratis. Guru-gurunya kerja sosial semua. Kami dari pemerintah pun tidak ada anggaran terhadap PAUD. Jadi sangat baik sekali ketika ada pihak lain yang perduli," ujarnya.

Aroman berharap, setelah dilakukan renovasi ini para murid semakin bersemangat menimba ilmu. Pun demikian para guru yang diharapkan tetap istiqamah dalam mengabdi mendidik anak bangsa.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru, Deny Yusyulian menyatakan, kegiatan renovasi ruang belajar ini sebagai bentuk komitmen untuk turut memajukan pendidikan di Indonesia.

"Hampir 90 persen kita renovasi sekolah ini. Sebab kami yakin jika tempat representatif untuk kegiatan belajar mengajar akan tercipta generasi kepemimpinan di masa mendatang. Kami ingin agar para murid PAUD ini nyaman dalam belajar sehingga mereka selalu antusias untuk belajar hal-hal baru," jelasnya.

Deny menambahkan, kontribusi dalam bidang pendidikan dimungkinkan akan menjadi salah satu program berkelanjutan, khususnya bagi para pegawai BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru.

"Sebab ini bukanlah CSR, melainkan jujur saja dananya berasal dari hasil patungan para pegawai sebagai bentuk keperdulian terhadap sesama dalam hal ini untuk kemajuan pendidikan di masyarakat yang tinggal di lingkungan padat seperti ini," terangnya

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved