Pengungsi Gunung Agung Capai 134.229 Jiwa 

Jumlah pengungsi Gunung Agung terus bertambah. Tercatat, ada sebanyak 134.229 jiwa hingga Kamis (28/9) petang. 

Pengungsi Gunung Agung Capai 134.229 Jiwa 
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Presiden Joko Widodo berbincang dengan warga, sekaligus memberikan bantuan logistik kepada pengungsi Gunung Agung di GOR Swecapura, Selasa (26/9/2017). Pusat vulkanologi dan mitigasi bencana Geologis (PVMBG) menaikan status Gunung Agung dari level III (siaga) menjadi level IV (awas) sejak Jumat (22/9/2017) malam pukul 20.30 Wita. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Setelah status Gunung Agung menjadi awas sepekan lalu, jumlah pengungsi terus bertambah. Tercatat, ada sebanyak 134.229 jiwa hingga Kamis (28/9/2017) petang. 

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, seluruh pengungsi tersebut tersebar di sebanyak 484 titik posko pengungsian yang berada di sembilan Kabupaten atau kota Bali. 

Peningkatan jumlah pengungsi tersebut lanjutnya, dikarenakan masyarakat yang tinggal di luar radius berbahaya, yakni 12 kilometer dari Gunung Agung juga ikut mengungsi. Padahal, berdasarkan kajian, lokasi tempat tinggal mereka terhitung aman. 

"Namun karena sulitnya memahami dan mengetahui batas radius berbahaya di lapangan menyebabkan masyarakat ikut mengungsi. Batas radius berbahaya yang ada di peta, tidak tampak di lapangan. Masyarakat sulit mengetahui posisi sebenarnya," jelasnya. 

Apalagi lanjutnya, kenaikan status Awas ditetapkan malam hari, saat terjadi gempa yang beruntun dan ditambah beredarnya banyak informasi palsu (hoax), masyarakat yang tinggal di daerah aman pun ikut mengungsi. Peristiwa tersebut katanya sangat manusiawi dan sering ditemukan di tempat lain.

Berikut data pengungsi Gunung Agung, Bali hingga Kamis (28/9) petang. Sebanyak 134.229 jiwa tersebut berada di Kabupaten Badung 15 titik (5.879 jiwa), Kabupaten Bangli 30 titik (6.158 jiwa), Kabupaten Buleleng 26 titik (16.901 jiwa), Kota Denpasar 51 titik (11.036 jiwa), Kabupaten Gianyar 16 titik (12.084 jiwa), Kabupaten Jembrana 29 titik (420 jiwa), Kabupaten Karangasem 122 titik (49.575 jiwa), Kabupaten Klungkung 173 titik (27.395 jiwa), dan. Kabupaten Tabanan  26 titik (4.851 jiwa). 

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved