Jumlah Perusahaan Industri yang Diawasi Bekasi Bertambah Menjadi 20

Diduga mereka membuang limbah yang tidak standar dengan baku mutu, sehingga mengakibatkan Kali Bekasi tercemar.

Jumlah Perusahaan Industri yang Diawasi Bekasi Bertambah Menjadi 20
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kali Bekasi di Kota Bekasi ditutupi buih atau busa air dengan ketebalan sekira 10 sentimeter, Jumat (17/3/2017) siang. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi mengawasi 20 perusahaan industri yang berdiri di sekitar bantaran Kali Bekasi.

Diduga mereka membuang limbah yang tidak standar dengan baku mutu, sehingga mengakibatkan Kali Bekasi tercemar.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Masriwati mengatakan, awalnya petugas mendata ada 18 perusahaan yang berdiri di sekitar bantaran Kali Bekasi.

Namun saat dicek lebih intensif, rupanya ada dua lagi yang perlu diawasi petugas soal pengolahan limbah.

"Sekarang 20 perusahaan ini di bawah pengawasan intensif kami dalam dua pekan terakhir," kata Masriwati pada Kamis (28/9).

Masriwati mengatakan, sejak Rabu (27/9) hingga Kamis (28/9) pihaknya telah melakukan pengecekan IPAL terhadap tujuh perusahan.

Ketujuh perusahaan itu adalah PT Prima Kemasindo, PT Pratama Prima Bajatama, PT Asmar Nakama Partogi, PT Karya Indah Multiguna dan PT Tirta Cahaya Gemilang, PT Mikie Oleo dan PT Jeil Indonesia.

"Untuk PT Prima Kemasindo kita hentikan dulu sementara IPAL nya sampai perusahaan itu menyempurnakan alat tersebut," jelasnya.

Sementara untuk perusahaan lainnya, kata dia, saat ini dalam proses pembinaan untuk menyempurnakan pengendalian limbahnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi menambahkan, pihaknya telah mengagendakan pemeriksaan 13 perusahaan yang ada di bantaran Kali Bekasi.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved