Home »

Bogor

Transit Oriented Development

Stasiun Bogor Tidak Bakal Jadi Permukiman

Menurut Yayat, dengan dibangunnya kawasan TOD disertai apartemen nantinya kawasan Stasiun Bogor bakal menjadi lebih rapih dibanding sekarang.

Stasiun Bogor Tidak Bakal Jadi Permukiman
Tribun Bogor
Desain rencana Transit Oriented Development (TOD) 

WARTA KOTA, BOGOR - Ketua Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) Kota Bogor, Yayat Supriyatna meyakini dengan dibangunnya apartemen maka wilayah Stasiun Bogor tak akan jadi pemukiman.

Menurutnya, pembangunan apartemen di kawasan tersebut tidak akan menjadikan kawasan Stasiun Bogor menjadi kawasan pemukiman, asalkan jumlah huniannya dikurangi.

"Tidak akan jadi pusat pemukiman, kan kalau dibangunnya banyak nanti kan belum tentu banyak yang mengisinya, jadi setidaknya 1000 unit ke bawah," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (27/9/2017).

Seperti diketahui bahwa dalam waktu dekat akan kawasan Transit Oriented Development (TOD) di sekitar Stasiun Bogor.

Dari berbagai fasilitas pelayanan yang akan dibangun, ada pula apartemen yang masuk ke dalam kawasan tersebut.

Banyak pihak yang menentang pembangunan dari apartemen, diantaranya Wakil Wali Kota Usmar Hariman.

Penolakan Usmar berdasar dari faktor lingkungan, lalu lintas, juga Perda soal Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bogor.

Menurut Yayat, dengan dibangunnya kawasan TOD disertai apartemen nantinya kawasan Stasiun Bogor bakal menjadi lebih rapih dibanding sekarang.

Yayat pun mengatakan bahwa lalu lalang masyarakat di sekitar stasiun justru akan lebih tertata rapih terlebih dalam pembangunan kawasan TOD tersebut akan turut dibangun pula underpass maupun Jembatan Penyebrangan Orang (JPO).

"Iya tentu nanti akan lebih tertata rapih ke depannya, pembangunan underpass maupun JPO itu sendiri menjadi syarat penting," pungkasnya.

Sebelumnya Pengamat Tata Ruang Kota dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Ernan Rustiadi menjelaskan bahwa bila dibangun apartemen, maka kawasan Stasiun Bogor bakal menjadi amburadul.

Ernan mengatakan, bila rencana tersebut direalisasikan maka kawasan Stasiun Bogor semakin padat.

"Di Stasiun Bogor memang akan dibangun kawasan berkonsep transit oriented development ( TOD), tapi kalau di dalam kawasan tersebut dibangun apartemen kurang tepat, bisa jadi lebih padat lagi nantinya," katanya kepada TribunnewsBogor.com beberapa waktu lalu. (Mohamad Afkar Sarvika)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help