WartaKota/

Jenderal Gatot Nurmantyo Diminta Pensiun Dini

Pengamat Pertahanan Universitas Indonesia Connie Rahakundini Bakrie meminta Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pensiun dini dan bergabung ke partai

Jenderal Gatot Nurmantyo Diminta Pensiun Dini
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Mensesneg Pratikno, dan Seskab Pramono Anung saat menjawab pertanyaan wartawan, usai acara penganugerahan gelar pahlawan nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/11/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Pengamat Pertahanan Universitas Indonesia Connie Rahakundini Bakrie meminta Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pensiun dini dan bergabung ke partai politik.

Connie menilai, beberapa kali Gatot melakukan manuver yang membawa TNI berpolitik.

“Dalam harapan saya, stop lah Panglima TNI itu menggunakan baju seragam Panglima TNI membuat chaos semacam ini. Dia senang sekali menggunakan drama politik,” kata Connie dalam Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, Senin (25/9/2017).

Menurut Connie, salah satu sikap Gatot yang membawa TNI ke ranah politik adalah saat ia mengumpulkan para purnawirawan TNI pada Jumat pekan lalu.

Baca: Mega Carefansa : Rezeki Film Horor

Dalam kesempatan tersebut, Gatot bicara mengenai adanya institusi negara yang membeli 5.000 pucuk senjata.

Panglima TNI juga bicara soal penyerbuan ke markas Polri apabila lembaga tersebut memiliki senjata yang bisa menembak tank, pesawat, dan kapal.

“Dan menurut saya, apa yang terjadi kemarin ini membawa TNI ke ranah politik. Ini seolah membenturkan,” ujar Connie.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo membenarkan dirinya yang berbicara dalam video yang viral di media sosial.

Di dalam video itu, Gatot berbicara soal ancaman keamanan lantaran adanya lembaga non-militer yang membeli 5.000 pucuk senjata.

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help