WartaKota/

Tahun Depan Tim Ahli Teliti Temuan 47 Situs Sejarah di Kota Bekasi

Menurut Oo, tim ahli yang dibentuk akan terdiri dari arkeolog atau orang yang mengerti tentang benda kuno dan ahli sejarah.

Tahun Depan Tim Ahli Teliti Temuan 47 Situs Sejarah di Kota Bekasi
Warta Kota/Fitiyandi Al Fajri
ILUSTRASI 

WARTA KOTA, BEKASI - Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bekasi bakal membentuk tim ahli untuk meneliti benda-benda yang diasumsikan warga setempat sebagai situs sejarah.

Tim akan mulai bergerak pada 2018, sehingga saat ini 47 benda yang diasumsikan sebagai situs sejarah masih didata.

“Kami baru sebatas mendata dulu potensi-potensi benda yang dianggap situs untuk tindak lanjut berikutnya," kata Sekretaris Disparbud Kota Bekasi Oo Sudiana, di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (25/9/2017).

Baca: Pemkot Bekasi Identifikasi 47 Situs Bersejarah Baru

Menurut Oo, tim ahli yang dibentuk akan terdiri dari arkeolog atau orang yang mengerti tentang benda kuno dan ahli sejarah. Petugas, kata dia, akan meneliti benda-benda tersebut dari sisi tekstur, dimensi, dan kandungan, guna mengetahui riwayatnya

Apabila benda tersebut dinyatakan situs sejarah, pihaknya akan melakukan kajian lebih dalam seperti studi kelayakan (Feasibility Study), guna mengetahui situs mana yang bisa dikembangkan dan mana yang tidak.

Setelah itu, pihaknya akan membukukan situs-situs tersebut guna disampaikan ke agen perjalanan dan hotel di wilayah setempat, sebagai media penyiar wisatawan.

Baca: 10 Tahun Menolak Hormat Bendera, Ini yang Dilakukan Putra Terpidana Mati Bom Bali Saat 17 Agustus

"Kita gandeng ASITA (Association of Indonesian Tours and Travel Agencies), supaya mereka menyosialisasikan ke wisatawan, karena mereka yang membawa wisatawan ke daerah," jelas Oo.

Karena itu, Oo menargetkan tim ahli ini mulai bergerak di awal 2018. Soalnya, sampai sekarang sejumlah petugas dari tim ahli itu sedang melanjutkan pelatihan bimbingan teknis (bimtek) guna meningkatkan kompetensinya.

“Ada yang dari independen, ada juga petugas dinas di dalam tim ahli itu,” ujarnya.

Baca: Ini Syarat Indonesia Emas 2045 Bisa Terwujud Menurut AHY

Menurut Oo, saat ini sudah ada delapan tugu atau monumen perjuangan di Kota Bekasi. Seluruhnya tersebar di beberapa tempat, misalnya Monumen Sejarah Perjuangan Kali Bekasi, Tugu Pahlawan Bekasi di Jalan Veteran, Gedung Pakpak Jalan Ir H Djuanda, Tugu Agus Salim di Jalan Agus Salim, Sumur Binong di Jatiasih, Sumur Batu di Bantargebang, Sumur Bandung di Jatisampurna, dan rumah adat di Jatisampurna.

"Seluruh benda itu sudah ada SK (Surat Keputusan) Wali Kota Bekasi bernomor 431/KEP.255.Porbudpar/VI/2011 tanggal 30 Juni 2011, tentang Penetapan Benda Bersejarah di Kota Bekasi, sehingga tiap tahun dianggarkan untuk perawatan," ungkap Oo. (*)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help