WartaKota/

Dubes RI untuk Malaysia Tak Mau TKI Jadi Pembantu Setelah Pulang ke Indonesia

Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana berpesan kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk bisa meningkatkan kesejahteraan.

Dubes RI untuk Malaysia Tak Mau TKI Jadi Pembantu Setelah Pulang ke Indonesia
KOMPAS.com/Sabrina Asril
Rusdi Kirana 

WARTA KOTA, KUALA LUMPUR - Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana berpesan kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk bisa meningkatkan kesejahteraan.

Usai pulang kerja dari negeri jiran, Rusdi tidak ingin TKI bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Tanah Air.

"TKI tidak seumur hidup jadi PRT, tapi kembali ke Indonesia jadi pengusaha UKM," ujar Rusdi di acara Pesta Rakyat untuk WNI di Malaysia, Kuala Lumpur, Minggu (24/9/2017).

Baca: Jika Aktif Lagi di Dunia Hiburan, Sarah Azhari Ingin Berada di Balik Layar

Rusdi mengungkapkan, tidak ada TKI yang ingin bercita-cita menjadi PRT. Harapan itu pun kata Rusdi tidak pernah dibayangkan oleh orangtua mereka.

"Tidak ada manusia ingin bercita-cita jadi PRT, orangtua juga tidak ada yang mengharapkam jadi PRT," kata Rusdi.

Untuk meningkatkan taraf hidup, BRI akan menyalurkan KUR bagi TKI yang sudah selesai bekerja di Malaysia. Kantor Duta Besar Indonesia (KBRI) juga ingin melatih para TKI sebelum kembali ke kampung halamannya, selama tiga bulan, untuk jadi pengusaha.

"Kita berencana membangun tempat bagi mereka saat kembali dari Malaysia, mereka tidak dikembalikan pada kampungnya, ditampung selama tiga bulan. Diharapkan mereka bisa dilatih lagi, tidak kembali ke habitat jadi tenaga kerja wanita," tutur Rusdi. (*)

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help