Koran Warta Kota

Suap Rp 1,5 M Lewat CSR

KPK menetapkan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi sebagai tersangka. Iman diduga menerima suap Rp 1,5 miliar terkait perizinan di Cilegon.

Suap Rp 1,5 M Lewat CSR
Warta Kota
Cover berita Harian Warta Kota Edisi Minggu 24 September 2017 berjudul "Suap Rp 1,5 M Lewat CSR". 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi sebagai tersangka. Iman diduga menerima suap Rp 1,5 miliar terkait perizinan di Cilegon.

"Setelah pemeriksaan, ditemukan bukti permulaan tindak pidana penerimaan hadiah atau janji pada wali kota dan pihak lain," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Sabtu (23/9).

Selain Iman, KPK juga menetapkan Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira dan seorang bernama Hendry sebagai tersangka penerima suap.

Selain itu, dari pihak pemberi, KPK menetapkan Project Manager PT Brantas Abipraya Bayu Dwinanto Utomo dan Direktur Utama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) Tubagus Dony Sugihmukti sebagai tersangka.

Kemudian, satu tersangka lagi yakni Legal Manager PT KIEC Eka Wandoro. Dalam kasus ini, Iman bersama-sama Dita Prawira dan Hendry diduga menerima suap sebesar Rp 1,5 miliar. Suap tersebut diberikan agar pemerintah Kota Cilegon memuluskan proses perizinan pembangunan Transmart.

Iman, Dita, dan Hendry disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara, Bayu Dwinanto, Dony dan Eka yang diduga selaku pihak pemberi suap disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Diberitakan, KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Banten. KPK menangkap Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi dengan barang bukti uang ratusan juta rupiah. "Ada uang ratusan juta rupiah yang diamankan sebagai barang bukti," ujar Basaria Panjaitan.

Tb Iman Ariyadi merupakan politisi Partai Golkar. Dalam situs golkarkotacilegon.org, Iman tercatat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Cilegon. Iman dua kali terpilih menjadi orang nomor satu di Cilegon, yakni pada periode 2010-2015 dan 2016-2021.

Pada pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember 2015 lalu, Iman dan pasangannya Edi Ariadi didukung 11 partai politik.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved