Pasar Tradisional Dalam Bayang-bayang Pesatnya Kemajuan E-commerce

Pesatnya pertumbuhan industri E-commerce mengubah perilaku sebagian masyarakat dalam banyak hal.

Pasar Tradisional Dalam Bayang-bayang Pesatnya Kemajuan E-commerce
joblogs.cc
Ilustrasi bisnis online 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU--Pesatnya pertumbuhan industri E-commerce mengubah perilaku sebagian masyarakat dalam banyak hal.

Terutama kebiasaan berbelanja, dimana kini masyarakat dimanjakan dengan banyaknya layanan online. Tinggal pesan, barang diantar.

Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi penjualan yang dilakukan secara konvensional.

Supermarket dan tenant di sejumlah mal merasakan betul dampaknya. Lalu bagaimana dengan pasar tradisional?

Kepala Pasar Santa, Ahmad Subhan menyatakan, selama dikelola dengan baik, keberadaan pasar tradisional akan tetap eksis.

Apalagi, masyarakat diyakini masih memiliki hubungan emosional dengan pasar tradisional.

"Mungkin generasi muda sekarang merasa lebih keren kalau belanjanya di supermarket. Namun bagi sebagian masyarakat lain, mereka merasa punya ikatan emosional dengan pasar tradisional. Bagi mereka, kalau mau belanja, ya identiknya ke pasar," jelas Ahmad Subhan kepada Warta Kota, Jumat (22/9).

Budaya tawar menawar jadi sensasi tersendiri ketika berbelanja di pasar tradisional.

Apalagi, antara pelanggan dengan pedagang biasanya sudah saling kenal karena seringnya orang itu berbelanja.

Tetapi, Subhan juga menyarankan kepada para pedagang di pasar tradisional, khususnya di Pasar Santa, untuk mencoba menyasuaikan dengan keadaan saat ini yakni dengan melalukan promosi via jejaring sosial.

"Pedagang sayur, pedagang baju, beras ataupun yang lain apa salahnya pasang iklan di online. Ini untuk inovasi saja sambil mereka jualan di sini. Di dalam iklan itu mungkin bisa tawarkan harga yang menarik sekaligus layanan antar ke konsumen. Itu sudah dilakukan sebagian pedagang di Pasar Santa ini," ungkapnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved