Pariwisata

Australia Barat Ramai Didatangi Wisatawan karena Ramah Terhadap Wisatawan Muslim

Salah satu pertimbangan wisatawan Indonesia, yang mayoritas penduduknya muslim saat berlibur adalah keberadaan makanan halal.

Australia Barat Ramai Didatangi Wisatawan karena Ramah Terhadap Wisatawan Muslim
Stewart Allen
Ilustrasi wisatawan muslim di Perth, Australia 

WARTA KOTA - Salah satu pertimbangan wisatawan Indonesia, yang mayoritas penduduknya muslim saat berlibur adalah keberadaan makanan halal.

Sayangnya, makanan ramah muslim di beberapa negara masih sulit ditemui.

Oleh karena itu, tak heran kalau destinasi yang bisa menjamin ketersediaan halal ramai didatangi wisatawan Indonesia, Australia Barat misalnya.

Dilihat dari data kunjungan wisatawan sampai bulan Maret 2017 dari Tourism Western Australia, negara barat terdekat dari Indonesia yang memiliki empat jenis musim ini menjadi destinasi sasaran negara dengan penduduk mayoritas muslim.

Dalam data tersebut, Indonesia berada di peringkat kedua setelah Malaysia sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim yang berkunjung ke Australia Barat.

Pada peringkat pertama, wisatawan Malaysia mengalami peningkatan kunjungan hingga 111.700 orang atau meningkat sebesar 33,5 persen.

Selanjutnya pada peringkat kedua, Indonesia menyumbang lebih banyak 12,3 persen dari tahun sebelumnya atau sebanyak 29.300 wisatawan.

Menteri Pariwisata Australia Paul Papalia juga mengidentifikasi target kedepannya untuk menggaet lebih banyak pelancong dari negara-negara itu.

“Malaysia, Singapura dan Indonesia merupakan tiga pasar utama dengan potensi pertumbuhan yang sangat besar,” ungkap Paul.

Oleh karenanya, berbagai sarana dan prasarana untuk mencapai target tersebut harus dimaksimalkan, salah satunya dengan ketersediaan restoran halal di seluruh penjuru Australia Barat.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help