Home »

Video

VIDEO: Puluhan Ribu Obat Keras dan Kadaluarsa Dijual

26.000 Obat disita dari Pasar Kramat Jati, Pasar Rawa Bening, dan Pasar Pramuka.

WARTA KOTA, JAKARTA- Sebanyak 26.000 obat keras ilegal disita Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur terkait peredaran obat yang tidak memenuhi standar.

Dalam operasi tersebut setidaknya ada tiga lokasi yang menjadi sasaran Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur yaitu Pasar Kramat Jati, Pasar Rawa Bening, Pasar Pramuka.

"Ops pasar ini berkaitan mengenai peredaran obat yang dilarang atau tidak memenuhi persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu," kata Kasat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Tumpak Simangungsong, Senin (18/9).

Tak hanya itu menurutnya dari berbagai merek obat yang disita diantaranya diketahui telah kadaluarsa.

Di lokasi Pasar Kramat Jati polisi menyita 112 item berbagai jenis dan merk obat yang sudah kadaluwarsa jumlah 4200 butir diantaranya 20 butir Heximer, 20 butir Alfrazolam,100 butir Clobazam, dan 30 butir Sanax.

Pasar Rawa Bening 200 item merek dan jenis obat yg telah kedaluarsa, dengan jumlah 5109 butir. Pasar Pramuka menyita sebanyak 16.000 butir obat dari berbagai jenis dan merek yang sudah kadaluarsa, diantaranya 90 butir Alprazolam, dan 52 butir Zaldiar yang mengandung Tramadol.

Dari penyitaan obat ilegal serta kadaluarsa, di tiga lokasi tersebut, polisi juga mengamankan 12 orang pedagang untuk dimintai keterangannya.

"Hingga saat ini dari hasil operasi tersebut untuk PCC dan KARISOPRODOL sampai saat ini belum ditemukan di Wilayah Jakarta Timur," katanya. (M13)

Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help