Lokasi Bangun Apartemen yang Jadi Pertentangan Kedua Pemimpin Kota Bogor

Kemacetan, tidak sesuai tata ruang dan daya dukung lingkungan, menjadi dasar penolakan dari Usmar.

Lokasi Bangun Apartemen yang Jadi Pertentangan Kedua Pemimpin Kota Bogor
Tribun Bogor
konsep Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Bogor 

WARTA KOTA, BOGOR - Pembangunan kawasan Transit Oriented Development (TOD) akan berpusat di tiga jalan ini.

Rencana pembangunan TOD menjadi polemik karena adanya penolakan dari Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman.

Usmar berdalih bahwa Stasiun Bogor tak layak dibangun TOD karena situasinya yang sudah sangat semrawut.

Belum lagi, kawasan TOD itu juga akan disertai apartemen 18 lantai.

Kepala Bidang Perencanaan Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bogor Sonny Rijadi membantah pendapat Wakil Wali Kota Bogor soal aturan RTRW yang menjadi dasar penolakan Usmar.

"Mengenai hunian, yang saya tau iya memang ada, tapi kalau secara aturan itu termasuk zona merah dan tidak melanggar boleh saja," katanya.

Kemacetan, tidak sesuai tata ruang dan daya dukung lingkungan, menjadi dasar penolakan dari Usmar.

Meski ditolak begitu keras, Bima Arya tetap merestui pembangunan tersebut.

Padahal beberapa waktu sebelumnya, Wali Kota Bogor sempat pula menolak pembangunan apartemen di sekitaran Stasiun Bogor dengan dalih yang sama seperti Usmar saat ini.

Rancangan bangunan TOD menurut Sonny belum bisa dipublikasikan.

Bahkan Sonny juga tak mengetahui lokasi pasti lahan yang akan dibangun apartemen 18 lantai tersebut.

"Yang saya tau di kawasan Stasiun Bogor, berarti di Jalan Mayor Oking dan Nyi Rajapermas karena itu merupakan Kawasan stasiun," katanya.

Pun begitu Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Suprapto mengatakan bahwa pihaknya belum bisa menyebutkan detail rencana pembangunan TOD di kawasan Stasiun Bogor.

"Rilis resmi terkait pembangunan Tod akan disampaikan ketika akan dilakukan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan," katanya singkat. (Lingga Arvian Nugroho)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved