Dipastikan, Lelang Jabatan Sekda Depok Tak Akan Diulang

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, memastikan tidak akan ada lelang ulang atau lelang kedua untuk seleksi jabatan sekretaris daerah Kota Depok.

WARTA KOTA, DEPOK -- Wali Kota Depok, Mohammad Idris, memastikan tidak akan ada lelang ulang atau lelang kedua untuk seleksi jabatan sekretaris daerah (sekda) Kota Depok.

Tidak adantya lelang ulang itu dipastikan setelah tidak satu pun pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) seprovinsi Jawa Barat, yang mendaftar ketika lelang jabatan tersebut dibuka selama dua pekan pada awal September lalu.

"Tidak akan ada lelang ulang atau lelang kedua untuk seleksi jabatan Sekda ini. Sebab waktunya maksimal 3 bulan, dan sudah harus ada Sekda terpilih. Sehingga harus dipercepat dan tak bisa toleransi waktu," kata Idris di Balai Kota Depok, Senin (18/9/2017).

Menurut dia, jika lelang jabatan sekda Depok dibuka lagi dari masa pendaftaran, maka waktu untuk mendapatkan hasil definitifnya pada November mendatang tidaklah cukup.

Oleh sebab itu, kata Idris, saat pihaknya tengah berkonsultasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) serta Kementerian PAN-RB.

"Jika sesuai arahan dari Menteri Pan-RB, dengan kondisi ini, maka kepala daerah bisa mengajukan minimal tiga nama untuk dimutasi dari eselon IIb untuk dijadikan calon dinaikkan ke eselon IIa sebagai sekda, namun sebelumnya dilakukan asesmen,” kata Idris.

Dengan begitu diharapkan Sekda baru terpilih bisa lebih cepat di dapat. "Namun kita masih menunggu lagi arahan lain dari KASN," katanya.

Sembari menunggu rekomendasi KASN, katanya, pihaknya atau panitia seleksi tengah mendata dan memantau ASN eselon IIb yang memenuhi syarat menjadi Sekda yakni yang usianya tidak lebih dari 58 tahun.

"Jika syarat yang kemarin itu 56 tahun dan sekarang sudah pengajuan menjadi 58 tahun," kata Idris.

Dari data yang ada, lanjutnya, ada sebanyak 17 ASN Pemkot Depok dari golongan eselon IIb yang dibawah 56 tahun yang bisa merupakan calon sekda.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved