Di Dokumen Pengiriman Barang Tertulis Plastik, Ternyata Isinya 53.927 Botol Miras Selundupan

Puluhan ribu botol minol itu diselundupkan di dalam lima kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan Pelabuhan Tanjung Pinang, Riau.

Di Dokumen Pengiriman Barang Tertulis Plastik, Ternyata Isinya 53.927 Botol Miras Selundupan
WARTA KOTA/MOHAMAD YUSUF
Ditreskrimsus bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, menggagalkan penyelundupan 53.927 botol minuman keras atau minuman beralkohol (minol). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, menggagalkan 53.927 botol minuman keras atau minuman beralkohol (minol) selundupan.

Puluhan ribu botol minol itu diselundupkan di dalam lima kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan Pelabuhan Tanjung Pinang, Riau.

"Modus operasndinya, barang berupa MMEA (Minuman Mengandung Etil dan Alkohol) diduga berasal dari Singapura, dimasukkan ke kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam," kata Heru Pamudi, Dirjen Bea Cukai, saat konferensi pers pengungkapan kasus ribuan botol miras itu di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/9/2017).

Baca: Peraih Medali Emas SEA Games 2017 Bakal Dipromosikan Jadi PNS

Kemudian, lanjutnya, minuman tersebut diselundupkan ke daerah Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dan dimuat ke dalam kontainer. Lalu, dikirimkan ke Jakarta melalui jalur intersuler domestik, yaitu pelabuhan Tanjung Pinang-Pelabuhan Tanjung Priok, menggunakan kontainer.

"Modusnya minuman itu diangkut di atas Kapal Meratus Sibolga, dengan dokumen surat pengiriman barang (bill of lading) yang diberitahukan bahwa isi barang dalam kontainer seakan-akan adalah plastik, sebagai samaran untuk mengelabui petugas," ungkapnya.

Beruntung, petugas gabungan antara Ditreskrimsus dan Dirjen Bea Cukai berhasil mengetahui penyelundupan tersebut. Tiga kontainer diamankan di Pelabuhan Tanjung Priok, dan dua kontainer di Pelabuhan Tanjung Pinang.

"Totalnya 53.927 botol atau 40.089 liter, dengan nilai barang total Rp 26.360.081.376," ucapnya. (*)

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help