47 Penghuni Rusunawa di Bekasi Tunggak Iuran Hingga Tiga Bulan

Puluhan penghuni rumah susun sederhana sewa (rusnawa) di Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, menunggak iuran.

47 Penghuni Rusunawa di Bekasi Tunggak Iuran Hingga Tiga Bulan
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Rumah susun sewa sederhana (rusunawa) di Jalan Raya Baru Underpass, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. 

WARTA KOTA, BEKASI - Puluhan penghuni rumah susun sederhana sewa (rusnawa) di Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, menunggak iuran. Mereka menunggak selama tiga bulan lebih, dengan alasan tidak memiliki uang.

Hafidz, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rusunawa Bekasi Jaya pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, mengatakan, jumlah penunggak iuran rusunawa mencapai 47 unit. Jumlah itu tersebar dari dua blok rusunawa di Bekasi Jaya.

"Blok pertama ada 25 unit, dan blok kedua ada 22 unit yang menunggak iuran, sehingga totalnya ada 47," ungkap Hafidz di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (18/9/2017).

Baca: Waduh! Tenaga Kerja di Indonesia Mayoritas Lulusan SMP ke Bawah

Hafidz menjelaskan, para penunggak iuran itu berasal dari lantai 1 sampai 4. Tarif yang dipasang untuk tiap lantai bervariasi, dari Rp 150 ribu sampai Rp 250 ribu per bulan.

Namun jika dihitung rata-rata tagihannya Rp 150 ribu, maka nilai tunggakan itu mencapai Rp 7 jutaan per bulan. Sementara bila mereka menunggak selama tiga bulan, total tagihannya mencapi Rp 21 jutaan.

Hafidz mengaku telah berkali-kali memanggil para penunggak iuran itu. Namun, mereka berdalih tidak memiliki uang dengan alasan dialokasikan dulu untuk kebutuhan sehari-hari dan anak sekolah.

"Tiap ketemu dengan penghuni bahkan tiap hari kita tanya terus," ujarnya. (*)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved