WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Sebelum Tahanan Kabur, Penghuni Tahanan Teriak ke Petugas

Menurutnya tahanan yang kabur mengunakan sarung sebagai alat untuk menuruni tembok.

Sebelum Tahanan Kabur, Penghuni Tahanan Teriak ke Petugas
Joko Supriyanto
Rilis penangkapan tahanan yang kabur dari Rutan Polres Metro Jakarta Barat di RS Polri oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (tengah), Minggu (17/9/2017). 

WARTA KOTA, KRAMATJATI - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan sebelum delapan tahanan yang kabur dari Polres Metro Jakarta Barat, beberapa tahanan sempat teriak kepada petugas jika ada tahanan yang kabur.

"Didalam sel teriak teriak menyampaikan kepada penjaga kalo ada kabur," kata Kombes, Argo, di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Minggu (17/9).

Menurutnya tahanan yang kabur mengunakan sarung sebagai alat untuk menuruni tembok, namun satu diantaranya berhasil tangkap oleh warga di Jalan G Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Pelaku berinisial YA.

Dari penangkapan YA polisi langsung melakukan penyisiran dan pada Pada Sabtu (16/9) Pukul 19.45 Wib berhasil menangkap tersangka BR. Di Jalan Raya Penggilingan Cakung Jakarta Timur.

Pada saat ditangkap tersangka melawan petugas dan dilakukanlah tindakan tegas terukur, selanjutnya pelaku dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Selanjutnya pada Minggu (17/9) sekitar pukul 01.15 Wib Tim 1 (Sat Reskrim, Sat Resnarkoba & Polsek Palmerah) berhasil menangkap tersangka YR (Residivis Kasus Narkoba Th. 2013 & inisiator Pelarian) dan FG (Residivis Kasus 365 Th, 2003) di pemakaman Manggala Desa Jaya Sampuma Kec. Serang Baru Kab Bekasi Jawa Barat.

Namun pada saat dilakukan pengembangan untuk menunjukan persembunyian tersangka lainan.

Tersangka YR mengarahkan ke daerah Medan Satria Bekasi dan pada saat menunjukan lokasi persembunyian tersangka AB, di Jl. Harapan Indah Bolevard Medan Satria Bekasi.

Namun justru YR mengambil senjata api rakitan yang di duga sebelumnya sudah di persiapkan didalam bangunan gardu listrik.

"Guna keamanan dan keselamatan anggota terhadap tersangka dilakukanlah tindakan tegas terukur," katanya.

Disaat itu secara bersamaan tersangka FG juga berusaha melawan anggota dengan merebut senjata Anggota, selanjutnya kami lakukan tindakan tegas.

"FG ini adalah residivis 365 jadi ia mempunyai insting melarikan diri dengan cara merebut senjata anggota dan kita lakukan tindakan terukur. Namun kehabisan darah saat kami bawa ke Rumah Sakit," ucap Argo.

Dalam penangkapan tersebut, TIM Sat Reskrim dan Sat Resnarkoba dapat melakukan penyitaan berupa satu Pucuk Senjata Api Rakitan.

Adapun tersangka yang masih dalam tahap pengejaran oleh Tim gabungan Polres Metro Jakarta Barat RL, KN, TG dan AB.

"Kepada tersangka yang melarikan diri saat ini saya sampaikan untuk menyerahkan diri," kata Argo. (Joko Supriyanto)

Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help