WartaKota/
Home »

News

Polisi Razia Obat Ilegal di 3 Pasar

Sebanyak 26.000 obat keras ilegal disita Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur terkait peredaran obat yang tidak memenuhi standar.

Polisi Razia Obat Ilegal di 3 Pasar
Warta Kota/Joko Supriyanto
Polisi merazia sejumlah pasar di Jakarta Timur untuk mengamankan obat ilegal dan kadaluarsa. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Sebanyak 26.000 obat keras ilegal disita Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur terkait peredaran obat yang tidak memenuhi standar.

Dalam operasi tersebut setidaknya ada tiga lokasi yang menjadi sasaran Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur yaitu Pasar Kramat Jati, Pasar Rawa Bening, Pasar Pramuka.

"Operasis pasar ini berkaitan mengenai peredaran obat yang dilarang atau tidak memenuhi persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo, Minggu (17/9/2017).

Tak hanya itu menurutnya sejumlah merek obat yang disita ternyata telah kadaluarsa.

Di Pasar Kramat Jati, polisi menyita 112 item berbagai jenis dan merk obat yang sudah kadaluwarsa berjumlah 4.200 butir. Diantaranya 20 butir Heximer, 20 butir Alfrazolam,100 butir Clobazam, dan 30 butir Sanax.

Di Pasar Rawa Bening 200 item merek dan jenis obat yg telah kedaluarsa, dengan jumlah 5109 butir. Sedangkan di Pasar Pramuka menyita sebanyak 16.000 butir obat dari berbagai jenis dan merek yang sudah kadaluarsa, diantaranya 90 butir Alprazolam, dan 52 butir Zaldiar yang mengandung Tramadol.

Dari penyitaan obat ilegal serta kadaluarsa, di tiga lokasi tersebut, polisi juga mengamankan 12 orang pedagang untuk dimintai keterangannya.

"Hingga saat ini dari hasil operasi tersebut untuk PCC dan KARISOPRODOL sampai saat ini belum ditemukan di wilayah Jakarta Timur," katanya. (Joko Supriyanto)

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help