WartaKota/

Penjual Kuliner Khas Bekasi Kian Terkikis

Penjual kuliner asli Kota Bekasi, sayur gabus pucung kian terkikis. Dari puluhan penjual, kini hanya ada empat penjual yang masih eksis.

Penjual Kuliner Khas Bekasi Kian Terkikis
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sayur Gabus Pucung 

WARTA KOTA, BEKASI-Penjual kuliner asli Kota Bekasi, sayur gabus pucung kian terkikis. Dari puluhan penjual, kini hanya ada empat penjual yang masih eksis mengolah ikan rawa itu menjadi hidangan yang lezat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi, Makbullah menambahkan, saat ini ada empat penjual kuliner khas Bekasi yang masih bertahan dengan usaha keluarga yang dirintis secara turun temurun.

Pertama Rumah Makan Lukman di Jalan Jendral Sudirman, Bekasi Barat, kedua Udin Kombo di Perumahan Harapan Indah.

"Lalu rumah makan ketiga milik Tamit Riman di Jatiasih dan Rumah Makan Warung Jenong di Jalan Mustikajaya," kata Makbullah pada Minggu (17/9/2017).

Makbullah mengatakan, sebenarnya penjual sayur gabus sempat merambah hingga ke lapak pedagang kaki lima pada musim tertentu, namun kini sudah mulai hilang.

Persoalannya adalah mereka kesulitan memperoleh ikan gabus.

"Bahkan rumah makan Lukman dan Udin Kombo saat ini terpaksa memesan langsung ikan gabus dari daerah Lampung. Sentra ikan gabus di Pasar Babelan, Kabupaten Bekasi yang selama ini memasok kebutuhan ikan gabus ke Kota Bekasi juga sudah tidak ada lagi," ujar Makbullah.

Makbullah juga mengakui upaya promosi kuliner khas Bekasi masih kurang digaungkan pemerintah akibat keterbatasan alokasi anggaran.

Saat ini baru pengusaha kecil dan menengah saja yang difasilitas oleh pemerintah daerah di Gedung 10 Lantai Pemkot Bekasi.

Makbullah mengatakan, pemilik rumah makan Gabus Lukman pernah mengutarakan kesulitannya dalam memperoleh pasokan ikan gabus.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help