WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Lelang Pembangunan Masjid di Jakarta Berbau Korupsi Karena BPPBJ Lakukan Ini

Lelang pembangunan Masjid di sejumlah lokasi di Jakarta oleh Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI diduga bermasalah dan berbau korupsi.

Lelang Pembangunan Masjid di Jakarta Berbau Korupsi Karena BPPBJ Lakukan Ini
data jakarta
ilustrasi 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR -- Lelang pembangunan Masjid di sejumlah lokasi di Jakarta oleh Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI (BPPBJ) diduga bermasalah dan berbau korupsi.

Pengamat lelang dari Lembaga Swadaya Masyarakat Perlindungan Hak Masyarakat Indonesia (LPHMI), Gudmen Marpaung, mengatakan, sudah ada 5 kali lelang Masjid di tahun 2017 dan seluruhnya dimenangkan perusahaan dengan induk yang sama.

Gudmen menjelaskan, 4 kali lelang dimenangkan oleh 2 perusahaan dengan induk yang sama, yakni PT. Buaran Mega Sejahtera dan PT. Permata Dwilestari.

"2 perusahaan itu yang punya 1 orang. Kantornya juga sama lokasinya," kata Gudmen ketika dihubungi Wartakotalive.com, Minggu (17/9/2017) siang.

Lelang ke 5 untuk pembangunan Masjid Asrama Pegadungan di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan juga sempat dimenangkan oleh PT Permata Dwilestari pada akhir Agustus 2017.

Tapi kemudian lelang jadi dibatalkan setelah kemenangan PT Permata Dwilestari disanggah oleh salah satu peserta lelang yang kalah, PT Dutakarya Prathmaunggul.

Saat itu, kata Gudmen, BPPBJ terpaksa membatalkan Kemenangan PT Permata Dwilestari karena sanggahan dari PT Dutakarya Prathmaunggul terbukti.

"Jadi personel PT Permata Dwilestari Personil yang ditawarkan sudah ditetapkan sebagai pemenang pada kegiatan Pelaksanaan Konstruksi Fisik Lanjutan Pembangunan Gedung BPMPKB Provinsi DKI. Makanya harus dibatalkan," kata Gudmen.

Namun kemudian BPPBJ memilih membatalkan lelang tersebut seluruhnya. Sehingga pembangunan masjid disana jadi tak jelas kelanjutannya.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help