APBD-nya Defisit, Bekasi Tolak Talangi Dana Bau Sampah DKI

Pemkot Bekasi tak mau menalangi lagi uang kompensasi bau sampah bagi warga sekitar TPST Bantar Gebang karena mengalami desfisit anggaran.

APBD-nya Defisit, Bekasi Tolak Talangi Dana Bau Sampah DKI
Warta Kota
TPST Bantar Gebang 

WARTA KOTA, BEKASI -- Pemerintah Kota Bekasi menolak untuk menalangi lagi uang kompensasi bau smapah bagi warga yang berada di sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi milik DKI Jakarta untuk periode triwulan ketiga.

Alasannya Pemkot bekasi, postur keuangan daerah mengalami defisit anggaran hingga Rp 122 miliar.

Asisten Daerah III Kota Bekasi, Dadang Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan hal itu ke Provinsi DKI Jakarta. Hingga kini, Pemkot Bekasi masih menunggu jawabannya.

Menurut dia, sebetulnya Kota Bekasi pernah menalangi uang bau sampah ke warga sekitar TPST. Dana talangan sebesar Rp 26 miliar itu diberikan kepada warga pada bulan Mei 2017 lalu untuk masa periode triwulan pertama dan kedua.

"Kita tidak bisa menalangi lagi karena memang uangnya tidak ada. Bahkan anggaran beberapa Organisasi Perangkat Daerah kita pangkas di APBD-Perubahan karena defisit," kata Dadang di Plaza Pemerintah Kota Bekasi.

Dadang mengatakan, uang kompensasi bau sampah dialokasikan untuk 18.000 kepala keluarga (KK) di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Sumurbatu, Ciketingudik dan Cikiwul. Masing-masing KK seharusnya mendapatkan uang sebesar Rp 200.000 tiap bulan.‎

"A‎khirnya, pemerintah berinisiatif untuk menalangi dana tersebut agar warga sekitar TPST Banatargebang tidak kecewa. ‎Makanya kami harap pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mencairkan dana tersebut," ujar Dadang.

Dadang mengungkapkan, Kamis (14/9/2017) kemarin dia mendapatkan informasi bahwa Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta telah menerbitkan Surat Perintah Pembayaran ke bagian Kas Daerah DKI. Kemungkinan dana itu akan dicairkan pada Jumat (14/9/2017) petang.

"Informasinya sekarang mereka mau mencairkan dana Rp 318 miliar ke kita. Tapi belum saya cek lagi ke sana untuk konfirmasinya," jelas Dadang.

Dadang menambahkan, PemkotBekasi masih menanti dana kompensasi TPST Banatargebang dari Pemerintah Provinsi DKI sebesar Rp 318 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk kompensasi uang bau dan sejumlah pembangunan fisik jalan di sekitar TPST.
"Pembangunan fisik jalan berfungsi untuk menunjang jalur lintas truk sampah DKI ke TPST," katanya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved