Pasaraya Manggarai dan Blok M Sepi Pengunjung, Matahari Tutup Toko

Untuk menghabiskan stok barang kedua kedua gerai tersebut masih beroperasi dan menjual barang dengan diskon hingga 75 persen kepada konsumen.

Pasaraya Manggarai dan Blok M Sepi Pengunjung, Matahari Tutup Toko
KONTAN/ Baihaki
Matahari Dept Store 

PALMERAH, WARTA KOTA -- Lantaran pengunjung yang sepi di Pasaraya Manggarai dan Blok M, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) memilih untuk menutup dua gerainya akhir September ini.

Kabarnya selama dua tahun beroperasi kedua cabang Matarahari tersebut  hingga saat ini belum balik modal.

Matahari di Pasaraya Manggarai dan Blok M merupakan cabang ke 137 dan 138.

Sementara menurut Sekretaris Perusahaan Miranti Hadisusilo, keputusan ini diambil karena perusahaan menganggap dua gerai tersebut tidak memberikan kontribusi pendapatan signifikan.

"Ditutup karena mall yang sepi sehingga mengakibatkan kinerja kedua gerai tersebut tidak sesuai target manajemen," kata Miranti.

Kata Miranti tutupnya dua gerai itu menjadi penutupan pertama yang dilakukan perusahaannya tahun ini.

Untuk menghabiskan stok barang kedua kedua gerai tersebut masih beroperasi dan menjual barang dengan diskon hingga 75 persen kepada konsumen.

Buka Gerai di Jawa dan Luar Jawa

Meski dua gerainya di Jakarta akan ditutup tapi Miranti menegaskan, pihaknya masih optimis dengan kinerja perusahaan dan daya beli masyarakat hingga akhir tahun ini.

Matahari Department Store akan menambah tiga gerai baru sampai Desember 2017 nanti.

"Kami akan buka satu sampai tiga gerai lagi sampai akhir tahun, satu di Jawa dan dua di luar Jawa. Jadi kami masih optimis," katanya.

Dengan demikian, perusahaan akan memiliki delapan gerai baru jika rencana itu terealisasi.

Pasalnya, manajemen telah membuka lima gerai yang berada di Jawa dan Sumatera pada awal tahun ini.

Kata Miranti untuk cabang lain yang masih beroperasi hingga saat ini dalam keadaan sehat dan mampu meraup penjualan yang positif.

Hingga akhir Juni, Matahari mengantongi penjualan sebesar Rp 10 triliun dari jumlah toko sebanyak 156 cabang.

Editor: murtopo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help