WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Warga Kampung Bayam Dinilai Menempati Tanah Ilegal

Wajar ketakutan karena memang mereka sudah sadar, tanah yang kini masih ditempati oleh mereka bukan tanah asli milik mereka.

Warga Kampung Bayam Dinilai Menempati Tanah Ilegal
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Diketahui, Kampung Bayam ini sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun lamanya. Tidak hanya itu saja, selain kumuh Kampung Bayam ini diduga sebagai tempat pelarian sejumlah preman dan pengemis hingga pemulung. 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK -- Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad menangapi, kedatangan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, ke pemukiman kumuh Kampung Bayam, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (14/9/2017), mendengar keluhan warga yang tengah ketakutan akan digusur oleh pihak pemerintah, akibat adanya pembangunan Stadion Olahraga Internasional, di Taman Bersih Manusiawi dan Berwibawa (BMW), Tanjung Priok.

Menurutnya, tanah yang ditempati oleh warga Kampung Bayam, bukan tanah milik asli warga Kampung Bayam.

"Mereka itu (warga) wajar ya ketakutan, karena memang mereka sudah sadar, tanah yang kini masih ditempati oleh mereka bukan tanah asli milik mereka. Itu tak legal. Bagus mereka telah sadar kalau tanah itu ya punya pemerintah kan ya," kata Husein saat menghubungi Warta Kota siang ini.

Husein melanjutkan warga di Kampung Bayam tak perlu untuk merasa ketakutan, karena pada dasarnya, pemerintah pun tak akan melakukan peggusuran, sebelum menyedikan rumah baru yakni Rumah Susun (Rusun).

"Belum ada rencana, belum ada pembahasan untuk melakukan penertiban. Akan tetapi saya tegaskan keresahan mereka (warga) memang hal yang wajar, karena sadar tanah yang kali ini mereka tempati bukan milik mereka. Selain itu, pemerintah juga tak menelantarkan mereka itu ya, pastinya direlokasikan ke tempat yang baik lagi, lebih bagus. Mengenai stadion, pastinya pembangunannya juga berlanjut," ucap Husein.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help