WartaKota/

Bisnis Ujaran Kebencian

Kakaknya yang Polisi Sudah Ingatkan Aktivitas Saracen, Asma Dewi Tak Peduli

Aktivitas Asma Dewi menyebarkan ujaran kebencian di media sosial diketahui oleh kakaknya.

Kakaknya yang Polisi Sudah Ingatkan Aktivitas Saracen, Asma Dewi Tak Peduli
Twitter
Asma Dewi Ali Hasjim, tersangka terkait ujaran kebencian yang diduga masih terhubung dengan kelompok penyebar kebecian Saracen dan merupakan bendahara Tamasya Al Maidah pada masa pemilihan Gubernur DKI Jakarta lalu, ditangkap di rumah kakaknya, di Kompleks Angkatan Kepolisian Republik Indonesia (AKRI), Ampera, Jakarta Selatan, oleh tim dari Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri pada Jumat (8/9/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Aktivitas Asma Dewi menyebarkan ujaran kebencian di media sosial diketahui oleh kakaknya.

Kedua kakak Dewi merupakan anggota Polri.

Dewi diingatkan untuk berhenti menyebarkan konten tersebut karena bisa dijerat pidana.

Dia sudah diingatkan sama kakaknya (untuk berhenti)," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Namun, tampaknya peringatan tersebut tak digubris.

Baca: Polisi Dalami Aliran Dana dari Asma Dewi ke Saracen

Aktivitas itu terus dilakukan hingga Dewi ditangkap polisi di rumah kakaknya di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2017).

Dewi ditangkap karena menyebarkan ujaran kebencian dan konten penghinaan kelompok tertentu melalui akun Facebook miliknya.

Baca: 4 Fakta Mengejutkan Asma Dewi yang Kasih Transferan Rp 75 Juta untuk Saracen

Dari pengembangan perkara, diketahui Dewi mentransfer Rp 75 juta kepada kelompok penyebar ujaran kebencian, Saracen.

Halaman
12
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help