WartaKota/
Home »

Depok

Ibu Rumah Tangga Tewas Gantung Diri, di Rumahnya di Cipayung Depok

Diduga depresi karena tekanan ekonomi, Sumarni (36) seorang ibu rumah tangga, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar

Ibu Rumah Tangga Tewas Gantung Diri, di Rumahnya di Cipayung Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sumarni (36) seorang ibu rumah tangga yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar, di lantai dua rumahnya di Blok Sawo, RT 3, RW 3, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Diduga depresi karena tekanan ekonomi, Sumarni (36) seorang ibu rumah tangga, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar, di lantai dua rumahnya di Blok Sawo, RT 3, RW 3, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Sumarni ditemukan tak bernyawa pertama kali oleh anak bungsunya Mahesa, Kamis (14/9/2017) dinihari sekira pukul 05.30.

Kondisinya saat itu jenasah Sumarni sudah tewas tergantung di plafon rumah, dengan leher terikat kain panjang warna merah.

Sumarni (36) seorang ibu rumah tangga yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar, di lantai dua rumahnya di Blok Sawo, RT 3, RW 3, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.
Sumarni (36) seorang ibu rumah tangga yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar, di lantai dua rumahnya di Blok Sawo, RT 3, RW 3, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Melihat ibunya tewas mengenaskan, Mahesa berteriak histeris dan mengundang keluarga lain serta warga sekitar berdatangan.

Mereka kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polsek Pancoran Mas.

Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Sutrisno menuturkan setelah tim identifikasi memeriksa jenasah korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban selain ciri-ciri jenasah tewas akibat gantung diri.

Pihak keluarga kata Sutrisno menolak jenasah korban diotopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah.

"Korban langsung dimakamkan keluarga di TPU di wilayah mereka, pagi tadi," kata Sutrisno.

Sutrisno mengaku pihaknya belum mengetahui pasti motif korban nekat bunuh diri.

Namun informasi yang dihimpun, diduga korban depresi karena masalah ekonomi yang dihadapinya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help