Beda Tenis Dulu dan Sekarang dari Kacamata Yayuk Basuki

Yayuk Basuki mengatakan bahwa ada perbedaan cukup mencolok antara kegiatan tenis pada masanya dan era sekarang.

Beda Tenis Dulu dan Sekarang dari Kacamata Yayuk Basuki
Yayuk Basuki 

WARTA KOTA, SENAYAN -- Mantan petenis putri terbaik Indonesia, Yayuk Basuki mengatakan bahwa ada perbedaan cukup mencolok antara kegiatan tenis pada masanya dan era sekarang.

Yayuk menjelaskan, tenis merupakan olahraga yang jauh lebih menyenangkan pada masa jayanya di tahun 90-an.

"Tenis itu jadi sarana untuk mengenal dunia luar dan menambah teman dari negara lain. Jadi disamping olahraga, kami juga dibawa ke dunia baru, " kata Yayuk, Kamis (14/9).

Yayuk mencontohkan hubungan pertemanannya dengan legenda tenis Thailand, Tamarine Tanasugarn. Bertemu pertama kali di tahun 1991 di Pattaya, Thailand, Yayuk dan Tamarine langsung menjadi teman akrab.

Bukan hanya itu, keduanya bisa menyampingkan rivalitas mereka di lapangan jika bertemu di luar lapangan.

"Kalau di dalam lapangan, tentunya kami harus profesional dan sama-sama tidak mau kalah. Tapi setelah itu, dia tidak ada bedanya dengan keluarga saya sendiri. Hal-hal seperti ini menyenangkan sekali, dan terus membuat kami bisa bermain dengan baik, " kata Yayuk.

Sayangnya, hal ini hampir tidak terjadi lagi di masa sekarang. Yayuk melihat, tenis lebih banyak dipakai sebagai cara berbisnis.

Makanya, tak heran banyak pemain-pemain muda yang kerap mengalami homesick kala harus berada di luar negeri dalam waktu lama.

"Karena hanya buat bisnis, pola pikirnya jadi berbeda juga. Mereka jadi sulit mendapat teman, dan akhirnya malah banyak tertekan. Hal ini juga yang mempengaruhi mandeknya pertumbuhan tenis Indonesia, " kata Yayuk.

Dampaknya secara tak langsung, Yayuk melihat, belum ada petenis Tanah Air yang bisa menyamai kualitas dirinya maupun petenis - petenis besar Indonesia lainnya.

"Tentunya, saya berharap tenis bisa populer lagi seperti dulu, supaya mereka yang bermain tenis bisa menganggap ini adalah olahraga yang menyenangkan, dan bukan cuma sekadar buat bisnis, " ujarnya.

Penulis: z--
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved