Bappeda Kota Bogor: Pembangunan TOD di Stasiun Bogor Sesuai Tata Ruang

Saya orang yang tidak setuju kawasan stasiun bogor dijadikan pusat pertumbuhan, kalau lah kawasan stasiun di kembangkan adalah melanggar tata ruang

Bappeda Kota Bogor: Pembangunan TOD di Stasiun Bogor Sesuai Tata Ruang
Tribun Bogor
Foto udara kawasan Stasiun Bogor 

WARTA KOTA, BOGOR - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Erna Hernawati mengatakan rencana pembangunan kawasan berkonsep transit oriented debelopment (TOD), sudah sesuai dengan rencana tata ruang Kota Bogor.

Padahal menurut Wakil Wali Kota Usmar Hariman, rencana pembangunan kawasan berkonsep TOD disertai dengan apartemen 18 lantai tersebut sudah menyalahi aturan tata ruang.

"Sudah sesuai tata ruang, apanya yang tidak sesuai," ucap Erna.

Erna berkata, pembangunan TOD di Stasiun Bogor berbarengan dengan TOD Stasiun Sukaresmi.

Sehingga beban TOD stasiun kereta api akan terbagi dan tidak akan membuat kawasan tersebut malah semakin semrawut.

"Sudah sesuai tata ruang, apanya yang tidak sesuai, ucap Erna.

Walaupun ke depannya akan ada apartemen, lanjutnya, banyaknya penduduk tentu diatur agar tidak dalam satu bidang.

"Yang nama TOD, seluruh aktivitas ada, nanti juga akan ada underpass, jembatan penyebrangan orang (JPO) jadi mostnya penduduk diatur tidak dalam satu bidang," ungkapnya.

Baca: Weeew, Wali Kota Bogor dan Wakilnya Beda Pandangan, Soal Apa?

Dijelaskannya bahwa pembangunan TOD itu sendiri ialah untuk lebih menata kawasan Stasiun Bogor.

"Jadi dengan adanya TOD, nanti pergantian modanya akan mudah, misal kabinet mau rapat bisa naik kereta api, mereka bisa jalan tidak perlu naik kendaraan lagi dari stasiun," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman menyatakan tidak setuju soal pembangunan kawasan berkonsep TOD di Stasiun Bogor.

Usmar menyatakan tak setuju karena kawasan Stasiun Bogor masuk ke dalam wilayah pelayanan (WP) A.

Menurut Usmar, bila nantinya PT Waskita Karya Realty dan PT KAI (Persero) jadi membangun, maka kawasan Stasiun Bogor bakal menjadi kawasan yang sangat semrawut.

"Saya orang yang tidak setuju kawasan stasiun bogor dijadikan pusat pertumbuhan, kalau lah kawasan stasiun di kembangkan adalah sangat-sangat melanggar tataruang yang ada," ucap Usmar melalui pesan media WhatsApp, Rabu (13/9/2017).

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved