WartaKota/

Pencabulan

Tukang Cilok di Bekasi Ditangkap Usai Cabuli Bocah

Tersangka Suwarno alias Bono (40) ini ditangkap karena melakukan pencabulan terhadap bocah perempuan berusia sembilan tahun yakni SM

Tukang Cilok di Bekasi Ditangkap Usai Cabuli Bocah
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI -- Penjual kudapan cilok diamankan polisi di rumah kontrakannya di Jalan H. Arun RT 09/10, Jatirahayu, Pondokmelati, Kota Bekasi, Selasa (12/9) malam.

Tersangka Suwarno alias Bono (40) ini ditangkap karena melakukan pencabulan terhadap bocah perempuan berusia sembilan tahun yakni SM

"Tersangka kami amankan tanpa perlawanan dan mengakui perbuatannya," kata Kepala Sub Bagian Humas Polrestro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari pada Rabu (13/9).

Erna menjelaskan, peristiwa pencabulan itu terjadi pada Senin (11/9) sore. Saat itu, korban SM sedang bermain di rumah kontrakannya yang berdekatan dengan rumah tersangka. Libido Suwarno kemudian menggolak saat melihat kemolekan tubuh SM.

Dia lantas memanggil korban untuk naik ke lantai dua rumahnya.

Tanpa ada rasa curiga, korban mendatangi Suwarno. Setelah korban mendatanginya, kata dia, Suwarno berpura-pura mengajak bermain dengan memegang tangan korban.

Tepat di sekitar jemuran, Suwarno dalam kondisi birahi tinggi langsung melancarkan aksinya dengan menurunkan celana SM.

"Korban yang tidak tahu apa-apa jadi diam saja," ujar Erna.

Setelah membuka celana korban, Suwarno ikut menurunkan celananya. Kemudian pelaku memangku korban, setelah itu korban disuruh memegang kemaluan tersangka.

Bahkan tersangka sempat mengesek-gesekan kemalunnya ke kelamin korban.

"Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka meminta korban pulang ke rumah dan mengancam agar tidak bercerita ke orang lain," jelasnya.

Setibanya di rumah, SM justru menceritakan hal itu ke sang ibu, NVK. Tidak terima anaknya dicabuli, NVK melaporkan hal ini ke Mapolsek Pondokgede.

Namun karena kasus tersebut menimpa anak kecil, maka dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestro Bekasi Kota.

"Saat diperiksa, tersangka mengakui perbuatannya. Sejauh ini korban sudah diminta untuk divisum guna memperkuat laporannya," katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka Suwarno dijerat dengan Pasal 82 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 Tahun dan paling sedikit 3 tahun penjara. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help