WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Tiba-tiba Dibekap Saat Jajan Cilok, Siswi SD Tanjung Duren Langsung Gigit Tangan Penculik

Mulyadi, Kepala SDN 01 Pagi Tanjung Duren, membenarkan kejadian dugaan upaya penculikan bocah yang viral di media sosial.

WARTA KOTA, TANJUNG DUREN - Mulyadi, Kepala SDN 01 Pagi Tanjung Duren, membenarkan kejadian dugaan upaya penculikan bocah yang viral di media sosial. Kejadian itu terjadi pada Senin (11/9/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

Mulyadi mengisahkan kejadian menegangkan itu di SDN 01 Pagi Tanjung Duren. Menurutnya, saat itu para pelajar sudah pulang sekolah. Namun, salah satu murid berinisial PI, kelas IV SD, bersama dua rekannya ingin pergi les.

"Anak-anak sudah pulang sekolah jam 1. Korban dari rumah dan mau les. Tapi sebelum les dia jajan ke sini dekat sekitar sekolah," ungkap Mulyadi, Rabu (13/9/2017).

Baca: Video Pengakuan Anak SD Tanjung Duren Mau Diculik Viral di Media Sosial

Dia menjelaskan, kejadian itu tepat di belakang sekolah. Karena rumah korban sekitar 20 meter dari sekolah. Sehingga, dia sebelum berangkat les jajan cilok di dekat kantin sekolah.

"Dia langsung dibekap. Untungnya si anak cerdik dan langsung gigit. Pelaku langsung melepaskan gengamannya dan anak murid lari," tutur Mulyadi.

Menurut keterangan korban, pelaku ada dua orang. Satu pelaku menyekap korban, dan satu lagi berada di dalam mobil.

Baca: Polisi akan Selidiki Upaya Penculikan Siswi SD di Tanjung Duren

"Pelaku sudah tua. Secara fisik enggak begitu kelihatan karena pakai topi. Informasi anak-anak, di dalam mobil ada anak yang disekap. Ada dua orang dilakban dan diikat. Sampai sejauh ini belum ada laporan anak-anak yang hilang," paparnya.

Pihak sekolah pun sudah memanggil Komite Sekolah untuk memperketat pengawasan kepada para peserta didik, agar penculikan tidak terjadi.

"Sekolah sudah panggil komite dan anak-anak jam istirahat tidak boleh keluar. Jam pulang juga harus menunggu dijemput orangtuanya," bebernya. (*)

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help