WartaKota/

Sheila Marcia Dituntut Lebih Matang di Hantu Jeruk Purut Reborn

Kesempatan bermain dalam film 'Hantu Jeruk Purut Reborn' menjadi tantangan tersendiri bagi Sheila Marcia.

Sheila Marcia Dituntut Lebih Matang di Hantu Jeruk Purut Reborn
WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO
Sheila Marcia 

WARTA KOTA, SETIABUDI - Kesempatan bermain dalam film 'Hantu Jeruk Purut Reborn' menjadi tantangan tersendiri bagi Sheila Marcia.

Sebab, wanita yang memiliki sejumlah tato di tubuhnya itu pernah main dalam film sebelumnya 'Hantu Jeruk Purut', yang dirilis pada 2006 silam.

"Menurut saya tantangan berat ya, 10 tahun lalu pernah main di film sebelumnya," ujarnya saat gala premiere film 'Hantu Jeruk Purut Reborn' di XXI Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2017) malam.

Baca: Zulkifli Hasan: Pancasila dan UUD 1945 Bukanlah Palu Gada untuk Pihak yang Tidak Satu Pandangan

Sheila dituntut mengeluarkan kemampuan yang dimilikinya, melebihi apa yang sudah pernah dilakukan dalam film sebelumnya. Alhasil, ketika mendapatkan tawaran tersebut, Sheila langsung mengambilnya tanpa harus pikir panjang.

"Di sini saya dituntut harus lebih matang lagi, lebih all out lagi dibanding sebelumnya. Itu menurut saya yang menjadi nilai tambah," katanya.

Shankar RS, produser, menuturkan, pihaknya mempunyai alasan khusus mengapa kembali menggunakan para pemain lama di film sebelumnya.

Baca: BJ Habibie kepada Soeharto: Saya Hanya Mau Buat Kapal Terbang, Bukan Kapal Perang

"Saya pakai orang lama atau asli, karena saya ingin menjaga benang merahnya. Airin (Angie 'Virgin') pernah mati terbunuh, dan di ('Hantu Jeruk Purut) Reborn' ini teman-temannya trauma akan terbunuhnya Airin," ungkapnya.

Kisah film 'Hantu Jeruk Purut Reborn' bermula ketika ayah Jenny (Sheila Marcia) meninggal dunia dan membuat seluruh anggota keluarga terkejut.

Prosesi pemakaman di TPU Jeruk Purut pun berjalan lancar. Namun, semuanya berubah ketika seluruh kerabat pulang ke rumah masing-masing. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help