WartaKota/

Pembunuhan Husni Zarkasih dan Istri

Pembunuh Pasutri Juargan Garmen Sakit Hati, Begini Ceritanya

Para pelaku mendatangi rumah juragan garmen asal Pekalongan di jalan Pengairan No 21 RT 11 RW 06 Bendungan Hilir Tanah Abang Jakarta Pusat.

Pembunuh Pasutri Juargan Garmen Sakit Hati, Begini Ceritanya
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Tersangka pembunuh pasutri pengusaha garmen sudah ditangkap Polda Metro Jaya, Rabu 13 September 2017. Kini dua tersangka sedang ada di RS Bhayangkara Semarang (tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas) 

WARTA KOTA, SEMARANG -- Dua tersangka pembunuhan pasangan suami istri Husni Zakarzih (57) dan Zakiyah Masrur (54) yang sudah diringkus polisi mengaku sakit hati dan dendam karena mereka di-PHK tidak diberikan pesangon.

Para pembunuh adalah mantan pekerja di pabrik garmen milik korban.

Para pelaku mendatangi rumah juragan garmen asal Pekalongan di jalan Pengairan No 21 RT 11 RW 06 Bendungan Hilir Tanah Abang Jakarta Pusat.

Mereka berniat untuk minta uang pesangon.

Kasubdit VI Ranmor Direskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Antonius Agus mengatakan tiga tersangka adalah Ahmad Zulkifi asal Banten, Engkus Kuswara (33) warga Ciamis dan Sutarto (46) warga Grobogan.

Ahmad Zulkifli adalah mantan sopir korban yang telah bekerja selama 20 tahun.

Dia ditangkap bersama Enkus dan Sutarto di Grobogan saat sedang foya-foya.

Setelah menangkap tiga tersangka, polisi mengembangkan kasus ini ke Kudus.

Polisi mengajak tersangka untuk menunjukkan toko emas dimana para tersangka menjual emas hasil rampasan milik korban di Kudus.

Namun Ahmad Zulkifli berontak dan akan kabur.

Halaman
12
Editor: murtopo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help