WartaKota/

Massa Duduki Reklame Videotron karena Dianggap Tutupi Tugu Perjuangan Bekasi

Sebuah reklame videotron di perempatan Jalan Mayor Hasibuan, Bekasi Selatan, Kota Bekasi diduduki massa.

Massa Duduki Reklame Videotron karena Dianggap Tutupi Tugu Perjuangan Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sejumlah orang berkumpul sebagai bentuk protes di reklame videotron karena dianggap menutupi Tugu Perjuangan Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Sebuah reklame videotron di perempatan Jalan Mayor Hasibuan, Bekasi Selatan, Kota Bekasi diduduki massa.

Massa kesal dengan reklame elektronik seukuran 2x3 meter ini karena keberadannya dianggap menutup sudut pandang tugu bambu runcing.

Sejumlah orang berkumpul sebagai bentuk protes di reklame videotron karena dianggap menutupi Tugu Perjuangan Bekasi.
Sejumlah orang berkumpul sebagai bentuk protes di reklame videotron karena dianggap menutupi Tugu Perjuangan Bekasi. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Padahal keberadaan tugu bambu runcing ini sudah ada sejak tahun 2009 lalu.

"Kami minta reklame ini dibongkar, karena telah menutup tugu perjuangan milik Kota Bekasi," kata Koordinator Aksi, Asep Sukarya pada Rabu (13/9) siang.

Pantauan di lapangan, massa datang menggunakan puluhan sepeda motor. Setibanya di sana, mereka langsung membentangkan reklame milik swasta itu dengan kain putih berisi tanda tangan penolakannya.

Sejumlah orang berkumpul sebagai bentuk protes di reklame videotron karena dianggap menutupi Tugu Perjuangan Bekasi.
Sejumlah orang berkumpul sebagai bentuk protes di reklame videotron karena dianggap menutupi Tugu Perjuangan Bekasi. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

"Tugu ini sebagai penghormatan bagi perjuangan jasa pahlawan, adanya tugu tersebut sebagai penanda wilayah Kota Bekasi sebagai Kota Patrio," jelasnya.

Menurut dia, aksi ini merupakan bentuk keprihatinan warga atas adanya videotron yang dibangun persis di depan bangunan tugu bambu. Dia justru mempertanyakan kinerja pemerintah sebagai pihak yang memberikan izin pendirian videotron tersebut.

"Ini pasti ada rekayasa perizinan. Bagaimana mungkin ada reklame sebesar ini dibangun persis di bagian depan tugu perjuangan," ketusnya.

Salah seorang yang berkumpul di reklame videotron naik ke atasnya sebagai protes karena dianggap menutupi Tugu Perjuangan Bekasi.
Salah seorang yang berkumpul di reklame videotron naik ke atasnya sebagai protes karena dianggap menutupi Tugu Perjuangan Bekasi. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Asep mengatakan, secara kasar mata keberadaan tugu tersebut sudah memprihatinkan. Badan tugu yang penuh cat pilok meninggalkan kesan kumuh.

Cat aslinya yang berwarna merah bata pun sudah mulai pudar akibat terpapar sinar matahari dan terpaan hujan pada musimnya.

Bahkan, tugu yang seharusnya berdiri tegak itu pun sudah sedikit miring. "Di bagian bawahnya pun berserakan tanah, harusnya dilapisi keramik," katanya. (faf)

Sejumlah orang berkumpul sebagai bentuk protes di reklame videotron karena dianggap menutupi Tugu Perjuangan Bekasi.
Sejumlah orang berkumpul sebagai bentuk protes di reklame videotron karena dianggap menutupi Tugu Perjuangan Bekasi. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help