WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Macet di Senen Makin Menggila bahkan dari Harmoni Ke ITC Roxy Mas Butuh Waktu 1 Jam

Pasalnya, di jam sibuk pada pagi dan sore hari, kondisi jalanan sudah macet parah dan menggila.

Macet di Senen Makin Menggila bahkan dari Harmoni Ke ITC Roxy Mas Butuh Waktu 1 Jam
Tribunnews.com
Ilustrasi kemacetan yang makin menggila di Jakarta. 

WARTA KOTA, GAMBIR -- Sunarto (38), pedagang di ITC Roxy Mas menolak uji coba perlintasan sebidang di Jalan Kyai Tapa.

Pasalnya, di jam sibuk pada pagi dan sore hari, kondisi jalanan sudah macet parah dan menggila.

Terlebih lagi, apabila jalur perlintasan sebidang ditutup.

"Sekarang saja, perlintasan belum ditutup, dari Harmoni masuk ke ITC Roxy Mas, butuh waktu 1 jam, padahal jaraknya hanya 3 kilometer. Bayangkan kalau perlintasan sebidang jadi ditutup," ujar Sunarto di ITC Roxy Mas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017).

Terlebih lagi, sambung Sunarto, Jalan KH Hasyim Ashari akan semakin padat dengan kendaraan-kendaraan dari arah Grogol yang hendak berputar balik ke ITC Roxy Mas di Jalan Cideng Barat dan Timur.

Perlintasan sebidang di Jalan Kyai Tapa yang akan dilakukan uji coba penutupan pada tanggal 28 September hingga 12 Oktober 2017 mendatang.
Perlintasan sebidang di Jalan Kyai Tapa yang akan dilakukan uji coba penutupan pada tanggal 28 September hingga 12 Oktober 2017 mendatang. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Adanya penutupan perlintasan dinilainya bukan merupakan solusi.

Saat ini, kendaraan dari arah Grogol cukup sulit apabila hendak menuju ke ITC Roxy Mas.

Mereka harus melewati fly over KH Hasyim Ashari-belok kiri ke Jalan Cideng barat-berputar ke Cideng Timur-kemudian lurus dan berputar balik lagi ke Cideng Barat-kemudian kembali ke Jalan Hasyim Ashari.

Sedangkan jalur keluar ITC Roxy Mas akan jauh lebih sulit lantaran jalan-jalan kecil di belakang ITC Roxy Mas seperti Jalan Tanjung Selor, Jalan Sanggau, Jalan Ternate sangat kecil dan macet.

"Kalau macet seperti ini orang-orang jadi malas ke ITC Roxy Mas. Omzet kami sudah turun sejak pelebaran trotoar. Apalagi kalau perlintasan sebidang tetap ditutup," keluhnya. (Rangga Baskoro)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help