WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pembunuhan Husni Zarkasih dan Istri

Lengkapi Berkas Penyidikan, Jenazah Pasutri Bakal Digali

Usai tertangkapnya tersangka perampokan sekaligus pembunuhan pasangan suami istri (pasutri), pihak Kepolisian mulai melengkapi berkas penyidikan.

Lengkapi Berkas Penyidikan, Jenazah Pasutri Bakal Digali
Rangga Baskoro
Rumah korban perampokan sepasang pasutri Zakaria Husni (57) dan Zahiya Masrur (54) di Jalan Pengairan Nomor 21 RT 011/06, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/9) malam. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Usai tertangkapnya tersangka perampokan sekaligus pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) Husni Zarkasih (58) dan Zakiyah Masrur (53) di wilayah Grobogan, Jawa Tengah pada Rabu (13/9) dini hari, pihak Kepolisian mulai melengkapi berkas penyidikan.

Salah satunya adalah hasil autopsi kedua jenazah korban. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya pada Rabu (13/9).

Disebutkannya, hasil autopsi tersebut untuk mengetahui apakah kedua korban tewas di rumah saat perampokan terjadi atau tewas dalam perjalanan menuju lokasi penemuan jenazah di Sungai Klawing, Plumbungan, Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah. 

"Ini masih kami kembangkan, mungkin bisa saja kita akan mengotopsi setelah gali kubur lagi untuk tahu penyebab kematian korban," jelasnya. 

Baca: Salah Satu Tersangka Pembunuh Pasutri Ditembak Polisi

Baca: Tersangka Pembunuh Pasutri Ditangkap Saat Pesta Miras di Karaoke

Terkait hal tersebut, dirinya mengungkapkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kini tengah melakukan pedalaman.

Sehingga dirinya belum dapat menyebutkan tahapan karena termasuk dalam teknis penyidikan. 

"Penyidik kan bekerja dalam tiga tahap, sebelum, sesaat dan sesudah. Semua harus disambung supaya di dalam pemberkasan ini para tersangka bisa dipertanggungjawabkan di pengadilan. Saya belum bisa memberikan gambaran itu (identitas tersangka) Tunggu saja karena baru diambil dari TKP," jelasnya.

Hingga kini, pihaknya berhasil menangkap tiga orang tersangka dan masih melakukan pengembangan atas dugaan adanya tersangka lainnya. 

"Sementara masih tiga orang. Masih kami kembangkan lagi, peran tersangka masih dikembangkan di lapangan, kalau sudah (lengkap) nanti teman-teman bisa dapat informasinya," jelasnya. 

"Kalau motivasi, dia ingin menguasai dari pasutri ini. Indikasinya para tersangka ini kami dapatkan beberapa puluh jam mewah, uang, handpone yang kami dapatkan," tutupnya menambahkan. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help