WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Kronologi Perampokan Matraman Versi Korban

Ahmad Farid (29) korban perampokan di Matraman menceritakan kejadian yang nyaris merenggut nyawanya tersebut.

Kronologi Perampokan Matraman Versi Korban
Joko Supriyanto
Barang bukti celurit yang disita polisi. 

WARTA KOTA, MATRAMAN-Setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Ahmad Farid (29) korban perampokan di Matraman yang terjadi pada Selasa (12/9) dini hari, kini sudah kembali ke rumah.

Ia pun berucap syukur bahwa nyawanya tidak melayang setelah sekelompok perampok menyatroni warung miliknya dengan mengacungkan senjata tajam.

Walau tangan kirinya terbalut perban, ia masih mengingat jelas bagaimana detik-detik perampokan itu terjadi,.

Bahkan kejadian tersebut membuatnya masih trauma ketika mengingatnya. 

"Kejadian ya itu sekitar jam dua, waktu itu saya sedang nonton tv, dan berencana mau beres beres menutup warung," kata Farid saat ditemui dikediamanya, Rabu (13/9/2017).

Tak berselang lama, tiba-tiba ada empat orang masuk ke dalam warungnya.

Mereka membawa senjata tajam dan mengancam pemilik warung itu tetap diam.

"Pelaku masuk bilang 'diam, diam, kalo mau selamat diam'," ucap Farid menurunkan omongan pelaku.

Lantaran pelaku membawa senjata tajam, Farid pun tidak melakukan perlawanan.

Bahkan ia meminta kepada pelaku untuk tidak mendekati kamarnya karena isaat itu istri dan anaknya sedang tidur.

Halaman
12
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help