WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Bayi Debora

Kepala Dinkes DKI: Ditemukan Penyimpangan di RS Mitra Keluarga Kalideres

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menemukan adanya penyimpangan di RS Mitra Keluarga Kalideres dalam kasus meninggalnya bayi Tiara Debora.

Kepala Dinkes DKI: Ditemukan Penyimpangan di RS Mitra Keluarga Kalideres
Kompas.com/Sherly Puspita
RS Mitra Keluarga Kalideres yang terletak di Jalan Peta Selatan, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (11/9/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH --- Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto mendapati cerita yang berbeda setelah bertemu dengan orangtua bayi Tiara Debora yang meninggal di RS Mitra Keluarga Kalideres pada 3 September 2017.

Perbedaannya terkait status bayi Debora yang merupakan pemegang kartu BPJS Kesehatan.

"Ada beberapa perbedaan, seperti dia (RS) kan sudah tahu bahwa BPJS dipunyai keluarga sejak awal. Tapi tadinya rumah sakit bilang dia enggak tahu. Baru ketika mencari kamar, dia baru tahu," ujar Koesmedi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (13/9/2017).

Baca: Komentari Kematian Bayi Debora, Pengamat Kesehatan: BPJS Kacau Balau!

Bayi Debora meninggal setelah RS Mitra Keluarga Kalideres menolak untuk merawatnya di ruang perawatan intensif khusus untuk anak atau PICU rumah sakit itu karena keluarganya tidak sanggup membayar uang muka perawatan.

Padahal, Debora merupakan pasien BPJS Kesehatan.

Menurut Koesmedi, bisa saja pihak rumah sakit berkata jujur bahwa mereka tidak tahu Debora pemegang BPJS Kesehatan.

Namun, pada akhirnya rumah sakit mengetahui itu sehingga mencarikan rumah sakit rujukan.

Koesmedi mempertanyakan pihak rumah sakit tetap menarik uang perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat keluarga Debora pulang.

Padahal mereka sudah tahu, Debora memiliki BPJS dan penanganan medis gawat darurat ditanggung BPJS.

Halaman
123
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help