WartaKota/

Ironis di Kota Bekasi Ada Kampung Dijuluki Kampung Kusta

Stigma itu melekat di wilayah setempat karena jumlah penderita kusta paling banyak di antara wilayah lain di Kota Bekasi.

Ironis di Kota Bekasi Ada Kampung Dijuluki Kampung Kusta
Warta Kota
Ilustrasi penanganan pasien kusta, yang tengah menikmati makan siang. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Sekilas perkampungan di RT 06/02, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi seperti pada umumnya.

Terdapat gang sempit, rumah berdempetan dan latarbelakang perekonomian warganya menengah ke bawah.

Namun, siapa sangka kampung yang berdekatan dengan daerah DKI Jakarta ini, justru disebut kampung kusta.

Stigma itu melekat di wilayah setempat karena jumlah penderita kusta paling banyak di antara wilayah lain di Kota Bekasi.

Bahkan pemerintah daerah lewat Puskesmas Jatibening telah mencanangkan nama kampung kusta di wilayah setempat.

Salah seorang penderita kusta, HR (39) mengaku tidak menyangka bakal menderita penyakit menular itu.

Dia menduga, bisa tertular penyakit itu dari bapak mertua yang telah meninggal dunia sejak tahun 2009 lalu dengan penyakit yang sama.

Apalagi, pekerjaannya sebagai tukang pembersih di gerbang tol Bekasi Barat, Kota Bekasi ini kerap terpapar debu yang mengandung berbagai jenis bakteri.

"Sudah hampir setahun saya terkena kusta. Awalnya di bagian wajah kiri, lalu merembet ke kelingking kiri dan kaki kanan," kata HR saat ditemui di rumahnya, Rabu (13/9/2017).

HR mengatakan, awalnya dia merasa mati rasa atau kebas di bagian wajah sebelah kiri. Saat itu, kulitnya yang berwarna coklat kehitaman juga berubah menjadi merah. Awalnya dia menduga, itu merupakan penyakit biasa. "Empat bulan saya diamkan saja karena dikira penyakit biasa," ujarnya.

Namun tidak disangka, kata dia, justru penyakit yang dialaminya itu adalah kusta. Sang istri, YI (35) kemudian, merekomendasikan HR ke Puskesmas Jatibening untuk diobati. Ketika di puskesmas itulah, dia diagnosa oleh dokter menderita kusta.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help