WartaKota/
Home »

Bogor

Pembunuhan Husni Zarkasih dan Istri

Begini Kronologi Pasutri Benhil Dibunuh, Dieksekusi Usai Salat Maghrib

Habis buang mayat, tiga pelaku bingung mau ke mana. Akhirnya diputuskan ke Grobogan dan menjual barang bukti perhiasan emas.

Begini Kronologi Pasutri Benhil Dibunuh, Dieksekusi Usai Salat Maghrib
Tribun Jateng
KRONOLOGI Pasutri Dibantai Seusai Salat Maghrib, Mayat Dibawa Keliling Naik Mobil. Gelar perkara di RS Bhayangkara di Kota Semarang, Rabu 13 September 2017 

WARTA KOTA, BOGOR - Sakit hati mendalam memicu tiga pelaku berbuat sadis. Adalah tiga tersangka nekat menghabisi korban dan merampas hartanya ratusan juta rupiah gara-gara tidak diberi pesangon setelah PHK dari pabrik garmen milik korban.

Korban adalah pasutri bernama Husni Zakarzih (57) dan Zakiyah Masrur (54) merupakan pengusaha garmen di Jakarta, asal Kota Pekalongan.

Para pembunuh adalah mantan pekerja di pabrik garmen milik korban, yang mengaku lontang-lantung karena tak punya kerja dan tidak diberi pesangon setelah kerja 20 tahun ikut korban.

Sore itu tiga pelaku mendatangi rumah juragan garmen asal Pekalongan di jalan Pengairan No 21 RT 11 RW 06 Bendungan Hilir Tanah Abang Jakarta Pusat.

Mereka berniat untuk minta uang pesangan.

Pelaku pembunuhan pasangan suami istri Husni Zakarzih (57) dan Zakiyah Masrur (54) ditangkap jajaran Polda Metro Jaya.

Tiga orang pelaku ditangkap oleh Polisi saat sedang foya-foya karaoke di daerah Grobogan Jawa Tengah.

Satu tewas ditembak karena berontakakan kabur. (tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas)

Tiga pelaku adalah Ahmad Zulkifi (Banten), Engkus Kuswara (33) warga Ciamis dan Sutarto (46) warga Grobogan.

Ahmad Zulkifli adalah mantan sopir korban yang telah bekerja selama 20 tahun.

Halaman
1234
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help