WartaKota/
Home »

Bogor

Bulan Tertib Trotoar

Tak Ada Toleransi Bagi Pengendara Melintasi Trotoar di Jakarta

Sanksi tersebut, kata dia, bakal dikenakan lebih berat yakni sanksi tindak pidana umum (Pidum) jika pengendara tersebut menabrak pejalan kaki di troto

Tak Ada Toleransi Bagi Pengendara Melintasi Trotoar di Jakarta
Warta Kota/Bintang Pradewo
Kasatpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko 

WARTA KOTA, TAMBORA - Kasatpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko menegaskan, pengendara sepeda motor tak lagi hanya diberikan sanksi teguran pada perpanjangan Bulan Tertib Trotoar (BTT) ini.

Akan tetapi, bakal dikenakan sanksi tilang dengan denda atau kurungan penjara.

"Untuk denda mencapai Rp 100 ribu hingga Rp 20 juta. Sedangkan kurungan penjara mulai dari 10 hari hingga dua bulan," kata Yani saat ditemui di Tambora, Jakarta Barat, Selasa (12/9/2017).

Sanksi tersebut, kata dia, bakal dikenakan lebih berat yakni sanksi tindak pidana umum (Pidum) jika pengendara tersebut menabrak pejalan kaki di trotoar. Hal itu bertujuan untuk menghindari pengendara sepeda motor yang melintasi trotoar.

"Tentunya kami berusaha mengembalikan fungsi trotoar sebagai untuk pejalan kaki," tegasnya.

Dia menambahkan semangat penindakan pada pelanggar trotoar tak akan pernah padam meskipun sudah tak lagi termasuk Bulan Tertib Trotoar (BTT). Sebab, sudah menjadi tanggungjawabnya bertugas sebagai penjaga ketertiban umum.

"BTT ini kan hanya saat momen gebyar merah-putih saja.Setiap hari juga kami pasti bertugas menindak tegas pelanggar ketertiban umum itu," ungkap dia

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help