WartaKota/

Survei CSIS: Kinerja Pemerintahan Jokowi-JK Puaskan 68,3 Persen Publik

Angka itu lebih tinggi dibandingkan dua tahun sebelumnya, yakni 50,6 persen pada 2015, dan 66,5 persen pada 2016.

Survei CSIS: Kinerja Pemerintahan Jokowi-JK Puaskan 68,3 Persen Publik
TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA
Arya Fernandes, peneliti Departemen Politik dan Hubungan Internasional CSIS 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Lembaga survei Centre For Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil survei opini publik dengan tema 'Tiga Tahun Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla: Kinerja Pemerintahan dan Peta Politik Nasional', di Pakarti Centre, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (12/9/2017).

Direktur Eksekutif CSIS Philips J Vermonte menjelaskan, kepuasan terhadap pemerintahan Jokowi-JK terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, sejak dilantik pada 2014.

Dalam survei yang melibatkan seribu orang sampel di 34 provinsi dengan margin eror sekitar 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, tingkat kepuasan publik sebanyak 68,3 persen pada tahun 2017.

Baca: Sandra Dewi Sudah Siapkan Nama Calon Anaknya

Angka itu lebih tinggi dibandingkan dua tahun sebelumnya, yakni 50,6 persen pada 2015, dan 66,5 persen pada 2016.

Sementara, peneliti Departemen Politik dan Hubungan Internasional CSIS Arya Fernandes mengatakan, satu faktor yang menyebabkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi-JK, adalah keberhasilan pemerintah menggenjot sektor pembangunan dan infrastruktur.

"Tetapi yang memberikan sumbangsih terbesar kepada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah adalah sektor kemaritiman, seperti tol laut dan lain-lain. Kepercayaan terhadap sektor kemaritiman juga terus tumbuh signifikan menjadi 75,5 persen di tahun 2017, dari 63,9 persen pada tahun 2016," paparnya.

Baca: Antonius Tonny Budiono Gunakan Uang Korupsi untuk Kegiatan Sosial

CSIS kemudian menyebut faktor penegakan hukum juga menjadi penyebab meningkatnya kepercayaan publik kepada pemerintah, yakni sebesar 64 persen di tahun 2017, naik dari 62,1 persen pada tahun sebelumnya.

"Komitmen memperkuat KPK menjadi pendorong terbesar meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, disusul komitmen mendorong reformasi di kepolisian, dan pemberantasan mafia peradilan," tuturnya. (Rizal Bomantama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help