WartaKota/
Home »

Bogor

Perlu Adanya Peran Masyarakat Dalam Peredaran Narkoba ke Indonesia

"Kami terus menerus mengimbau kepada masyarakat untuk mengiformasikan, ini orang asing lewat di jalur-jalur yang tidak luar biasa," kata Heru.

Perlu Adanya Peran Masyarakat Dalam Peredaran Narkoba ke Indonesia
Joko Supriyanto
Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi (kiri), Kepala BNN, Komjen Budi Waseso (tengah), Kapuspen TNI, Mayjen TNI Wuryanto saat menunjukan barang bukti dari pengungkapan sabu seberat 10,39 kilogram sabu dari Malaysia ke Indonesia. 

WARTA KOTA,CAWANG - Dalam upaya pemberantasan Narkoba yang ada di Indonesia, BNN masih menemukan perdaran narkoba yang dilakukan oleh oknum penghuni lapas.

Tentunya hal tersebut membuktikan bahwa peredaran narkoba sudah makin meresahkan, untuk itu perlu adanya sistem baru agar tidak terkontaminasi dengan oknum aparat yang terlibat untuk membantu peredaran narkoba.

"Kita sudah kerjasama dengan kemenkumham, kita akan buat lapas khusus kalo tidak salah ada tiga yang nanti dikhusus kan oleh bandar narkotika, kita bekerja dengan tim untuk membangun sistem yang baru paling tidak minimal, tidak ada kontaminasi dari oknum aparat," kata Kepala BNN, Komjen Budi Waseso, Selasa (12/9/2017).

Pada 2016 BNN berhasil menyita sebanyak 2,4 ton Narkotika, dari hasil penyitaan tersebut tidak sebanding dengan jumlah narkotika yang masuk ke Indonesia, setidaknya terdapat 6,4 juta penguna narkoba yang ada di Indonesia.

"Hal ini tentunya tidak akan pernah selesai kalau hanya permasalahan ini diserahkan kepada kami (bnn, beacukai, dll), seluruh pulau di negeri ini susah tersebar narkotika, ancaman nyata terhadap narkotika," katanya.

Sementara itu Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan selama masih terjalin koordinasi yang bagus, tentunya dapat memaham jalur tikus yang menjadj celah yang digunakan oleh pengedar narkoba, untuk itu informasi masyarakat menjadi hal yang paling penting.

"Kami terus menerus mengimbau kepada masyarakat untuk mengiformasikan, ini orang asing lewat di jalur-jalur yang tidak luar biasa," kata Heru.

Selain itu Kapuspen TNI, Mayjen TNI Wuryanto mengatakan panglima tmTNI sudah membentuk tim, ada staf ahli khusus masalah narkoba, bahkan ia menyebutkan TNI berupaya semaksima mungkin untuk dapat mencegah masuknya peredaran narkoba melalui jalur perbatasan.

"Pasukan di perbatasan sudah berupaya mengungkap para pengedar, tentunya peran masyarakat sangat penting untuk bisa mengungkap dan dapat mencegah peredaran narkoba yanh makin hari makin marak dan membahayakan. Tni sebagai bagian dari bnn akan tetap memerangi narkoba dalam darurat narkoba ini," katanya. (Joko Supriyanto)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help