WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Kakak Asma Dewi pun Akan Diperiksa Polisi

"Kalau terkait dengan kakaknya maka akan diperiksa tapi jika tidak maka tidak diperiksa," ungkapnya kepada wartawan di Mabes Polri, Kebayoran Baru,

Kakak Asma Dewi pun Akan Diperiksa Polisi
facebook
Asma Dewi 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Bukan hanya Asma Dewi (52) penghubung Saracen, kelompok pengumbar kebencian, pihak Kepolisian diungkapkan Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul juga akan memanggil sekaligus memeriksa kakak kandung tersangka yang diketahui merupakan pejabat Kepolisian berpangkat Brigjen. 

Proses hukum tersebut katanya diterapkan kepada seluruh pihak yang mengetahui ataupun menemukan peristiwa melawan hukum.

Tidak terkecuali kakak Asma Dewi yang merupakan pejabat Kepolisian.

"Kalau terkait dengan kakaknya maka akan diperiksa tapi jika tidak maka tidak diperiksa," ungkapnya kepada wartawan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (12/9).

Walau begitu, lanjutnya, pihaknya belum berencana melakukan pemanggilan terhadap Kakak Asma yang masih dirahasiakan identitasnya tersebut.

Pemeriksaan katanya akan dilakukan apabila diketahui aktivitas Asma terkait dengan sang kakak.

"Belum ada. Kecuali dalam pemeriksaan nantinya bahwa dia kerjakan di rumah itu dan pakai PC kakaknya baru patut diduga dia mengetahui," tutupnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Bareskrim Mabes Polri berhasil menangkap seorang tersangka baru dalam kasus Saracen, kelompok ujaran kebencian.

Tersangka yang diketahui berperan sebagai penghubung antara pemesan jasa dengan Saracen itu bernama Asma Dewi (52) seorang ibu rumah tangga. 

Penangkapan Asma disimpulkan dari penelusuran jajaran Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri atas aliran dana kelompok Saracen.

Asma diketahui mengirimkan uang sebesar Rp 75 juta kepada seorang anggota Saracen berinisial NS yang selanjutnya diterima oleh D dan R selaku bendahara kelompok Saracen

Selain itu, Asma pun diketahui turut berperan dalam membuat sekaligus menyebarluaskan konten kebencian ke dunia maya.

Hal tersebut dibuktikannya lewat rekam digital beberapa akun media sosial milik asma. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help