WartaKota/

Emil Ogah Pikirkan Pendamping, Punya Feeling September Jadi Bulan Penentu

Kandidat calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengaku punya 'feeling' bahwa bulan September ini akan menjadi bulan penentuan.

Emil Ogah Pikirkan Pendamping, Punya Feeling September Jadi Bulan Penentu
Antaranews.com
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, yang kini maju sebagai kandidat calon gubernur pada Pilgub Jawa Barat 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Kandidat calon gubernur (cagub) Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengaku enggan memikirkan calon pendampingnya pada pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Barat dan ingin memprioritaskan kerja pada pencarian dukungan untuk menggenapi kursi.

Akan tetapi dia mengaku punya feeling bahwa bulan September ini akan menjadi bulan penentuan baginya.

"Ini kan baru babak satu yaitu menggenapkan koalisi. Babak keduanya belum dimulai. Pendamping itu di babak kedua," ujar Wali Kota Bandung yang akrab dengan sapaan Emil saat menerima surat keputusan (SK) dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Bandung, Senin.

Saat ini, wali kota Bandung tersebut mendapat angin segar setelah PKB resmi mengusungnya sebagai cagub Jabar.

Merapatnya PKB ke kubu Emil membuat dukungan untuknya menjadi 12 kursi. Sebelumnya Partai Nasdem yang memiliki lima kursi telah menyatakan dukungan kepada Emil.

Melihat kondisi ini, Emil mengaku akan mengintensifkan komunikasi dengan partai lain. Dia menyebut PPP sebagai partai yang aktif berkomunikasi dengan dirinya dibanding partai-partai lain.

"Saya sebagai calon mengintensifkan (komunikasi) dengan PPP. Saya punya feeling bulan September akan jadi bulan penentuan," kata dia.

Menurutnya, apabila partai koalisi sudah terbentuk dan menghasilkan 20 kursi, maka pembicaraan baru akan mengarah ke siapa yang mendampinginya di Pilgub nanti.

Ia pun tidak mempermasalahkan siapa yang akan mendampinginya selama itu hasil keputusan musyawarah dari partai koalisi.

Namun secara pribadi, ia ingin calon wakilnya nanti memiliki elektabilitas dan popularitas yang cukup tinggi. "Saya menyerahkannya ke partai koalisi," katanya.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help