WartaKota/
Home »

Depok

Setahu Ketua DPRD Depok, Warga Tolak SSA yang Diundang Sudah Diterima Fraksi PDIP

Ia mengaku tak tahu jika warga dan pedagang yang menolak SSA, akhirnya pulang setelah menunggu selama 3 jam di ruang rapat DPRD.

Setahu Ketua DPRD Depok, Warga Tolak SSA yang Diundang Sudah Diterima Fraksi PDIP
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Perwakilan warga dan pedagang menolak SSA, yang menunggu di ruang rapat DPRD Depok akhirnya pulang karena setelah menunggu selama 3 jam tak juga ditemui pimpinan dan Ketua DPRD Depok, Senin (11/9/2017). Padahal mereka datang atas undangan DPRD Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo menuturkan setahunya, warga dan pedagang yang menolak sistem satu arah (SSA) dan diundang pihaknya sudah diterima dengan baik oleh Fraksi PDIP, Senin (11/9/2017).

Ia mengaku tak tahu jika warga dan pedagang yang menolak SSA, akhirnya pulang setelah menunggu selama 3 jam di ruang rapat DPRD.

"Setahu saya ini sudah selesai diterima diatas. Tang terima itu Fraksi PDIP dan memang agendanya spt itu," kata Hendrik Tangke Allo saat diterima Warta Kota, Senin.

Perwakilan warga dan pedagang menolak SSA, yang menunggu di ruang rapat DPRD Depok akhirnya pulang karena setelah menunggu selama 3 jam tak juga ditemui pimpinan dan Ketua DPRD Depok, Senin (11/9/2017). Padahal mereka datang atas undangan DPRD Depok.
Perwakilan warga dan pedagang menolak SSA, yang menunggu di ruang rapat DPRD Depok akhirnya pulang karena setelah menunggu selama 3 jam tak juga ditemui pimpinan dan Ketua DPRD Depok, Senin (11/9/2017). Padahal mereka datang atas undangan DPRD Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Toro Budiarko, Wakil Ketua RW 14 Kelurahan Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, selaku perwakilan warga yang menolak SSA, kepada Warta Kota, membantah pihaknya sudah ditemui anggota DPRD Depok saat datang memenuhi undangan pimpinan DPRD Depok, Senin.

"Kami memang sudah tanda tangan absensi. Tapi pulang setelah tiga jam menunggu. Mungkin dipikir bang Hendrik, Ketua DPRD Depok, kami tidak ada yang pulang," kata Toro.

Ia mengatakan warga datang memenuhi undangan pimpinan DPRD Depok pukul 09.00 dan diminta menunggu di ruang rapat.

"Setelah bersabar menunggu selama sekitar 3 jam di ruang rapat DPRD Depok, kami akhirnya pulang, Senin siang, sekitar pukul 12.30," katanya.

Toro memastikan tak ada satupun anggota DPRD Depok yang menemui mereka selama 3 jam menunggu.

Akhirnya mereka memutuskan pulang tanpa sempat menyampaikan aspirasinya, sekitar pukul 12.30.

Perwakilan warga dan pedagang menolak SSA, yang menunggu di ruang rapat DPRD Depok akhirnya pulang karena setelah menunggu selama 3 jam tak juga ditemui pimpinan dan Ketua DPRD Depok, Senin (11/9/2017). Padahal mereka datang atas undangan DPRD Depok.
Perwakilan warga dan pedagang menolak SSA, yang menunggu di ruang rapat DPRD Depok akhirnya pulang karena setelah menunggu selama 3 jam tak juga ditemui pimpinan dan Ketua DPRD Depok, Senin (11/9/2017). Padahal mereka datang atas undangan DPRD Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Kami sudang menunggu selama 3 jam dari jam 09.00 sampai jam 12.00 siang ini. Karena Ketua DPRD Depok belum datang juga dan tak ada anggota dewan yang menemui kami, akhirnya kami dari komponen warga dan pedagang akhirnya meninggakkan ruangan dan pulang," kata Toro.

Menurut Toro, warga dan pedagang sudah bersabar menunggu selama 3 jam.

"Apalagi para pedagang sudah meninggalkan usahanya guna memenuhi undangan DPRD Depok. Tapi memang akhirnya di lokasi semakin banyak LSM lainnya yang hadir. Maka untuk menjaga independensi aksi kami yang memang murni warga, maka kami putuskan untuk pulang," kata Toro.

Menurut Toro, di ruangan dimana mereka dipersilakan menunggu masih ada pihak dari sejumlah LSM.

"Yang jelas kami perwakilan RW/RT dan tokoh masyarakat serta pedagang di sekitar jalur SSA diantaranya di Jalan Dewi Sartika sudah pulang. Di awal masuk ruangan, kami sudah tanda tangan absensi, namun akhirnya pulang," kata Toro.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help